Troso – Ribuan orang memadati halaman MA Matholi’ul Huda Troso. Mereka dengan penuh antusias mengikuti jalan sehat yang digelar dalam rangka tasyakuran sewindu Madrasah Aliyah dan 15 tahun Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso, Sabtu, 30 Juli 2011. Membeludaknya peserta jalan sehat itu dapat dimaklumi pasalnya selain tidak dipungut biaya, acara tersebut juga terbuka bagi masyarakat umum sehingga banyak yang berbondong-bondong untuk memeriahkan acara harlah tersebut.
Seremoni pemberangkatan peserta jalan sehat dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Pada acara itu, hadir Wakil Bupati Jepara, H. Ahmad Marzuki, S.E. Sebelum keberangkatan, Marzuki yang mengenakan polo shirt berwarna hijau memberikan sambutan yang berapi-api. Di akhir sambutannya, Marzuki memberikan kejutan yang tidak terbayangkan sebelumnya oleh panitia. Marzuki mengumumkan memberikan tambahan doorprize berupa uang tunai senilai satu juta rupiah. Tentu saja hal itu disambut dengan tepuk tangan yang riuh oleh seluruh peserta yang hadir pada acara itu. Sebelumnya, Marzuki juga telah merogoh koceknya untuk membeli sebuah kulkas bermerek dan diberikan kepada panitia jalan sehat sebagai doorprize utama.
Seusai sambutan, peserta diberangkatkan oleh wakil bupati dengan mengibaskan bendera hitam putih sebagai tanda jalan sehat dimulai. Kegembiraan tampak jelas tergambar di wajah peserta jalan sehat. Alih-alih panas matahari yang cukup menyengat, mereka tetap bersemangat mengikuti rute yang telah ditentukan panitia. Ada yang yang benar-benar ingin menyegarkan badan, ada juga yang sekedar ingin mendapatkan doorprize yang memang sangat melimpah jumlahnya. Dari amatan mamhtroso.com di lapangan, bahkan ada seorang nenek yang – maaf – berjalan pincang rela menempuh jarak berkilo-kilo meter jauhnya itu demi meramaikan jalan sehat.
Rute yang mereka tempuh juga cukup menyenangkan. Tidak hanya menyusuri jalan beraspal yang ada di sepanjang jalan Troso – Pecangaan, para peserta seolah “dimanjakan” dengan pemandangan yang asri dan jalan yang masih tradisional di jalur-jalur perkampungan yang mereka lewati. Sebelum mendekati finish, pantia menarik sobekan kupon yang telah mereka bagikan sebelumnya kepada peserta. Dalam jalan sehat ini, berlaku satu tiket untuk satu orang. Jadi apabila ada seorang peserta yang menyerahkan sobekan kupon lebih dari satu tanpa menunjukkan alasan yang jelas, panitia tidak segan-segan menyobek kupon tersebut.
Sesampainya di halaman madrasah, pengambilan undian pun kupon dilangsungkan. Acara ini memang paling ditunggu-tunggu oleh hampir sebagian besar peserta jalan sehat. Maklum saja, doorprize yang disediakan panitia begitu banyak. Tercatat ada hampir ratusan buah doorprize yang meliputi payung, jam dinding, kaos, termos air, magic jar, radio FM, kompor gas, panci masak, dan uang tunai yang membuat semangat peserta jalan sehat untuk menunggu hingga pengumuman hadiah utama, yaitu berupa 3 buah sepeda gunung, 2 televisi berwarna sumbangan dari Ketua DPRD Jepara, Yuli Nugroho, S. E. dan sebuah kulkas sumbangan dari wakil bupati.
Suasana yang pengap dan panas tidak menyurutkan nyali peserta, khususnya anak-anak untuk menyimak dengan seksama apakah nomor seri kupon yang mereka pegang sama dengan nomor seri yang dibacakan oleh panitia. Sesekali peserta bersorak tatkala panitia membacakkan nomor undian yang telah diambil secara acak tersebut.
Suasana semakin memanas ketika doorprize yang akan dibagikan tinggal hitungan jari. Banyak yang berharap agar nomor kupon yang mereka kumpulkan sebelumnya dapat terambil oleh panitia sehingga dapat membawa pulang hadiah cuma-cuma tersebut. Tidak dapat dimungkiri, hampir seluruh peserta yang masih di lokasi sangat berharap agar dapat memboyong hadiah utama, entah itu sepeda, televisi maupun kulkas. Bahkan ada sejumlah peserta yang begitu tegang seraya mulutnya berkomat-kamit. Dimungkinkan mereka terus memanjatkan doa agar “keajaiban” dapat terjadi.
Tiba pada hadiah terakhir, yaitu kulkas. Panitia sengaja memperlambat tempo pembacaan nomor undian untuk mendramatisasi acara. Seusai 6 digit nomor undian keberuntungan dibacakan panitia, seketika potongan-potongan kertas dihamburkan ke udara sebagai reaksi karena undian yang mereka pegang tidak membuahkan hasil. Hanya seorang anak usia belasan tahun yang nampak berlari penuh kegirangan menuju panggung. Dia adalah satu di antara peserta jalan sehat yang mendapatkan keberuntungan itu dan berhak membawa pulang hadiah utama berupa kulkas.
Berkah bagi pedagang
Acara jalan sehat yang digelar menjelang bulan Ramadan itu tidak hanya menyehatkan bagi peserta, tetapi juga menjadi berkah bagi para pedagang untuk mengais rupiah. Ada puluhan pedagang yang menjajakan dagangannya di sekitar kampus MTs/ MA Matholi’ul Huda Troso. Hampir sebagian besar adalah para pedagang makanan kecil dan ada juga pedagan mainan.
Seperti yang dituturkan oleh Nismui, pedagang rujak keliling itu mengaku senang barang dagangannya laku keras. Bahkan tidak sampai 2 jam mangkal, seluruh dagangannya ludes diserbu para peserta jalan sehat. Padahal pada hari-hari biasa, Nismui belum tentu dapat menghabiskan dagangannya dalam sehari. “Alhamdulillah ini (buah-buahan dalam gerobak-red) sudah ludes. Sekarang bisa pulang gasik,” ungkap Nismui saat ditemui mamhtroso.com
Galeri kegiatan Jalan Sehat, klik di sini