Masuk

Percaya Alien hingga Ritual Aneh, Ini Fakta dan Cerita Unik Seputar 4 Presiden AS

MAMHTROSO.COM -- Jika saat ini banyak orang dibuat "terkesima" dengan tindak-tanduk atau kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, percayalah, bahwa ada sejumlah presiden AS sebelumnya yang memiliki kebiasaan atau perilaku yang tak kalah unik dengan 'sang miliarder nyentrik'.

Hal itu wajar, mengingat jumlah presiden AS yang relatif cukup banyak jika dibandingkan dengan beberapa negara lain. 

Memasuki usia 242 tahun kemerdekaannya, 44 orang telah mengabdi sebagai presiden Amerika Serikat.

Yang pertama adalah George Washington. Sementara itu, ada Grover Cleveland yang menjabat sebagai presiden untuk dua periode tak berurutan, menjadikannya presiden ke-22 dan ke-24 AS.

Barack Obama, yang menjabat sebagai presiden untuk dua periode berurutan, menjabat sebagai presiden ke-44 AS.

Petahana saat ini, Donald Trump, menjabat sebagai Presiden ke-45 AS.

Tapi, sebagaimana 'manusia biasa', beberapa di antara mereka punya fakta unik dan pernah menjadi korban kejadian lucu dalam kesehariannya.

Dari berbagai contoh, berikut, fakta atau cerita unik seputar empat presiden Amerika Serikat, dirangkum dari situs humor satir AS Cracked, Kamis (12/7/2018).

https://www.liputan6.com/global/read/3586995/percaya-alien-hingga-ritual-aneh-ini-fakta-dan-cerita-unik-seputar-4-presiden-as

  • 0
  • Baca: 14 kali

ختم القرآن في الصلاة والتلاوة

السؤال
في رمضان أريد أن أختم القرآن. فهل يجوز وأنا أقرأ الختمة أن أقرأ في ماء يعني أجمع نيتين؟ وما حكم أن أقرأ القرآن للختمة في الصلاة؟ وفي الصلاة ختمة واحدة؟ أو يكون لي قراءة في الصلاة ما تكون نفس الختمة؟ يعني ختمة للصلاة، وختمة للتلاوة. جزاكم الله خيرا.
الإجابــة
 

 

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:                        

فإن النفث في الماء بعد قراءة القرآن أمر مشروع, ولا حرج فيه, كما سبق تفصيله في الفتويين التاليتين: 128143 ، 320272

وبناءً على ما سبق, فيجوز لك أن تختمي القرآن في رمضان أو غيره مع النفث في الماء بعد القراءة.

كما يجوز ختم القرآن ختمة واحدة للصلاة والتلاوة, بل إن بعض أهل العلم نصّ على أن قراءة القرآن في الصلاة أفضل من غيرها.

قال النووي في التبيان في آداب حملة القرآن: اعلم أن أفضل القراءة ما كان في الصلاة، وأما القراءة في غير الصلاة، فأفضلها قراءة الليل، والنصف الأخير من الليل أفضل من النصف الأول. انتهى

والله أعلم.

http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=379219

 
  • 0
  • Baca: 11 kali

Periksa Kembali Arah Kiblat Anda di Dua Tanggal Ini

MAMHTROSO.COM -- Matahari diperkirakan akan melintas tepat di atas Ka'bah pada Ahad (17/7) dan Senin (18/7) mendatang. Peristiwa alam ini dinilai menjadi waktu yang tepat untuk memverifikasi kembali arah kiblat.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Juraidi mengatakan peristiwa alam ini akan terjadi pada pukul 16.27 WIB. Pada saat itu, bayang-bayang benda akan berdiri tegak lurus di mana pun. "Saat itu, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus, di mana saja, akan mengarah lurus ke Ka'bah," terang Juraidi di Jakarta, Jumat (13/7), seperti diberitakan dalam laman resmi Kementerian Agama RI.

Juraidi mengatakan peristiwa ini dikenal juga sebagai Istiwa A'dham atau Rashdul Qiblah. Artinya, lanjut Juraidi, ketika matahari berada di atas Ka'bah dan bayangan benda yang terkena sinar matahari akan menunjuk ke arah kiblat.

Oleh karena itu, Juraidi menilai peristiwa alam ini dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk memverifikasi kembali arah kiblat. Langkah-langkah yang perlu dilakukan pun cukup mudah yaitu hanya mempersiapkan benda yang benar-benar berdiri tegak lurus.

Juraidi mengatakan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses verifikasi arah kiblat. Salah satunya adalah memastikan benda yang akan menjadi patokan benar-benar berdiri tegak lurus. Sebagai alternatif, lot/bandul juga bisa dipergunakan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah permukaan tempat benda tegak lurus akan diletakkan. Permukaan dasar yang digunakan benar-benar harus datar dan rata. Juraidi mengatakan jam pengukuran juga harus disesuaikan dengan BMKG, RRI atau Telkom. 

https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/18/07/14/pbtlgq384-periksa-kembali-arah-kiblat-anda-di-dua-tanggal-ini

  • 0
  • Baca: 14 kali

Berwudhu dengan Mengusap Jilbab, Bolehkah?

MAMHTROSO.COM -- Membersihkan bagian-bagian tubuh seperti yang diperintahkan oleh Alquran membuat Muslim suci sebelum menghadap Rabb-nya.

Tidak terkecuali bagi perempuan yang terkena kewajiban melakukan wudhu sebelum shalat. Secara khusus, Allah SWT pun berfirman mengenai tata cara wudhu.

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu telah akan mengerjakan shalat maka basuhlah muka kamu dan tangan kamu sampai siku dan sapulah kepala kamu dan kaki-kaki kamu sampai dengan kedua mata kaki.(QS al-Maidah: 6).

Mengusap sebagian kepala adalah salah satu rukun wudhu. Hanya, adakalanya perempuan berhijab yang mengusap jilbab atau kerudung sebagai ganti mengusap rambutnya. Ustazah Aini Aryani dari Rumah Fiqih menjelaskan, ada sedikit perbedaan pendapat dari para ulama tentang hal ini.

Mayoritas ulama fikih berpendapat bahwa mengusap kerudung saja tidak akan cukup memenuhi rukun wudhu jika tidak disertai basahnya sebagian rambut atau kulit kepala.

Mayoritas ulama mazhab Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan salah satu riwayat dari mazhab Hambali mengatakan, Muslimah tidak boleh sekadar mengusap atas kerudungnya tanpa mengusap atau membasahi rambut atau sebagian kepalanya secara langsung.

Menurut ulama mazhab Maliki, jika kerudung di atas kepala itu tipis sehingga air menembus rambut saat si wanita ini mengusap bagian atas ke rudungnya, wudhunya tetap sah.

Namun, tidak sah jika tidak ada air yang menembus kerudung dan membasahi sebagian kepala. Ustazah Aini pun menjelaskan, beberapa alasan jumhur ulama yang melarang perempuan sekadar mengusap air ke kerudung untuk berwudhu.

Pertama, salah satu anggota tubuh yang wajib dibasahi adalah sebagian kepala, bukan benda yang membungkusnya atau yang menghalanginya.

Rasulullah memang pernah mengusap serban saat menunaikan wudhu. Hanya, hal tersebut tidak secara otomatis menjadi dalil atas bolehnya mengusap bagian atas kerudung. Saat mengusap serban pun, Rasulullah tetap membasahi ubun-ubunnya yang tidak tertutup serban.

Ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Bahwa Rasulullah SAW ketika berwudhu' mengusap ubun-ubunnya dan serbannya, (HR Bukhari).

Tak hanya itu, Ustazah Aini menjelaskan, QS al-Maidah ayat 6 pun dengan jelas menyatakan keharusan membasahi sebagian kepala. Wudhu pun hanya sah apabila kepala, rambut atau sebagian kepala ikut terbasahi saat proses mengusap dengan air dilakukan.

Adapun jika yang diusap sekadar kerudung dan airnya tidak menembus ke rambut atau sebagian kepala, wudhunya tidak sah. Pada dasarnya, membasahi kerudung bukanlah membasahi rambut, melainkan mengusap penghalangnya.

Ustazah Aini berpendapat, tidak ada sedikit pun kesulitan bagi wanita untuk berwudhu tanpa melepaskan kerudung. Misalnya memasukkan jari-jari tangan atau sebagian telapak tangan yang telah dibasahi dengan air sebelumnya ke sela-sela kerudung agar tersentuh rambut di dalamnya.

Cara bisa dari arah wajah ke dalam, atau bisa juga dari arah bawah kerudung atau dari dalam dan bagian bawah kerudung. Yang penting tangan yang basah ini bisa menyentuh rambut sehingga rambut itu ikut basah.

Dan, cara ini tentu sangat meringankan, khususnya buat wanita yang kesulitan berwudhu di tempat umum, lantaran tidak menemukan tempat wudhu yang tertutup.

Sementara itu, penulis buku Shahih Wanita, Shaikh Muhammad Al Utsaimin mengutip mazhab Imam Ahmad, yaitu pendapat yang mengatakan, wanita dibolehkan untuk mengusap kain penutup kepalanya jika kain tersebut menutupi hingga di bawah lehernya.

Hal ini pun telah dilakukan oleh sebagian istri-istri para sahabat. Yang jelas, jika membuka penutup kepala itu menyulitkan karena udara yang amat dingin atau sulit untuk membukanya kemudian harus memasangnya lagi, maka mepermudah dalam hal semacam ini dibolehkan.

Jika tidak, yang lebih utama adalah membuka penutup kepala itu untuk mengusap rambutnya secara langsung. Sebagian ulama dari mazhab Ham bali memang membolehkan wanita mengusap bagian atas kerudungnya. Pendapat ini didukung oleh Ibnu Taimiyyah.

Dalilnya adalah, bahwasanya istri Rasulullah SAW, Ummu Salamah radhiyallahu `anha dulu pernah berwudhu dengan tetap memakai kerudungnya. Sebagai istri Rasulullah, apakah Ummu Salamah akan melakukannya (mengusap ke- rudung) tanpa izin dari Nabi shallallahu `alaihi wasallam? (Majmu' Fatawa Ibni Taimiyyah, 21/186, Asy Syamilah).

Apabila mengusap kerudung ketika berwudhu tidak diperbolehkan, tentunya Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam akan melarang Ummu Salamah melakukannya. Wallahualam.

https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/fatwa/18/06/28/pb0s1l313-berwudhu-dengan-mengusap-jilbab-bolehkah

  • 0
  • Baca: 12 kali

Jadi Mualaf, Kepala Suku Afrika Siap Dakwahkan Islam

MAMHTROSO.COM -- Kepala Suku Afrika, Toyigbe Zola meghadiri acara pertemuan Dai dan Ulama Internasional ke-5 di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Rabu (4/7). Dalam acara tersebut, Toyigbe diberikan kesempatan untuk menyampaikan testimoninya pada salah satu sesi seminar bersama ulama dari Arab Saudi.

Pria bertubuh besar ini maju ke tengah-tengah peserta dengan ditemani Syekh Abu Bakar, seorang ulama Afrika yang aktif berdakwah di Afrika. Saat menyampaikan testimoninya, Toyigbe mengawali dengan mengucapkan salam sebanyak tiga kali. 

Toyigbe sebelumnya merupakan seorang kepala suku penyembah berhala di Kerajaan Benin, Afrika. Kemudian, Syekh Abu Bakar berpuluh-puluh tahun berdakwah di tengah penyembah berhala tersebut, Toyigbe belum juga mendapatkan hidayah. Hingga akhirnya, Toyigbe diislamkan oleh salah seorang ulama asal Arab Saudi, Syekh Khalid Al Hamudi.

Nama Toyigbe kemudian diganti dengan nama Harun Muhammad. Dia pun berterima kasih kepada Syekh Khalid yang telah mengislamkannya dan dia berjanji akan mendakwahkan Islam kepada kaumnya. 

"Saya berjanji akan terus mendakwahkan Islam kepada kaumku," ujar Toyigbe saat menyampaikan testomoni dihadapan ratusan ulama dan dai se-Asia Tenggara di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Rabu (4/7).

Toyigbe mengaku senang sekali bisa hadir ke Indonesia dan dia tidak pernah membayangkan bisa berdiri di tengah-tengah para ulama dan dai. Dia pun berterimakasih kepada Indonesia yang telah menyambut kaum muslimin dari berbagai negara se Asia Tenggara. 

Sementara itu, Syekh Abu Bakar mengatakan bahwa sejak masuk Islam, Toyigbe sudah semakin kuat untuk mempelajari Islam. "Sejak masuk Islam dia (Toyigbe) semakin kuat memeluk Islam. Dengan keagungan Allah dia akan terus menyerukan kaumnya untuk masuk Islam," kata Syekh Abu Bakar saat menerjemahkan bahasa Afrika yang digunakan Harun. 

https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/18/07/04/pbcfli370-jadi-mualaf-kepala-suku-afrika-siap-dakwahkan-islam

  • 0
  • Baca: 9 kali

Dajjal Juga Bisa Dimaknai Simbolis

MAMHTROSO.COM -- Kiamat merupakan keniscayaan yang tak dapat dihindari oleh manusia. Di dalam Alquran, kiamat pun telah digambarkan tentang tanda-tanda hari akhir ini dan kehancuran yang mahadahsyat.

Kiamat juga tak dapat ditebak kapan datangnya. Wartawan Republika.co.id, Rahmat Fajar, mewawancarai Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof KH Nasaruddin Umar, terkait kiamat. Berikut petikan wawancaranya:

Bagaimana Alquran menjelaskan tentang hari kiamat?

Kisah tentang kiamat itu iqraatisa'ah, di keterangan iqraatisa'ah itu telah dekat kiamat. Ass'ah itu hari kiamat. Allah sudah menegaskan 14 setengah abad lampau dalam Alquran. Hari kiamat itu sudah mendekat.

Bahkan, dalam hadis dilukiskan hadis Isra' Mi'raj itu ada orang nenek yang bersolek, tapi sudah bongkok keriput sebentar lagi jalannya juga terhuyung-huyung. Nabi bertanya siapa itu? Itu perumpaan dunia sudah setua itu, bayangkan pada masa nabi 1400 tahun lampau kan sekarang ini sudah kayak apa nenek itu.

Apa tanda-tanda kiamat?

Dalam hadis itu ada 11 tanda kecil jika kiamat itu akan terjadi sebelum muncul kiamat besar. Sebelas tanda kecil kiamat kecil itu, antara lain, perempuan lebih besar jumlahnya daripada laki-laki, kedua orang tua melahirkan rajanya, dia tidak sopan, menyandera orang tuanya. Ketiga, bermunculan aneka tambang dari perut bumi, keempat, perzinaan itu akan merajalela dan terbuka. Kelima, korupsi juga merajalela.

Keenam, masjid didandani, mulai overdandanannya jadi lebih rasa apa gitutidak rasa masjid. Kemudian, perhiasan semakin norak, di situ di susul tanda-tanda kubro, matahari tidak lagi beraturan. Kedua, disusul munculnya apa yang disebut Dajjal. Dajjal itu sekarang terkubur di dasar bumi. Sekarang berusaha untuk naik ke permukaan bumi nanti membuat keonaran, kecelakaan, membunuh orang beriman.

Satu-satunya wilayah yang jauh dari jangkauan Dajjal itu Kota Makkah dan Madinah, itu pun di pinggirannya diculik. Setelah itu, muncul Ya'juj Ma'juj semacam binatang serangga menghabiskan seluruh hijau-hijauan, dedaunan, termasuk padi, air tawar dikonsumsi tidak diberikan kepada manusia. Selanjutnya, gempa di mana-mana.

Terus muncul pada akhirnya Nabi Isa, itu di dalam kitab-kitab kuning Nabi Isa yang membunuh Dajjal dan akhirnya timbullah masa ketenangan, jadi kembali lagi tenteram. Nabi Isa tidak lagi menjalankan agamanya, tapi melanjutkan ajaran agama yang pernah dibawa Nabi Muhammad. Habis itu selesai, kiamat sudah.

Seperti apa penggambaran Dajjal?

Dajjal itu bisa dimaknai secara fakta bisa dimaknai secara simbolis. Kalau lukisannya dalam hadis Dajjal itu bermata satu, sangat ganas, antiorang beriman. Tapi, itu nanti akan berhadapan dengan Nabi Isa dalam salah satu keyakinan Nabi Isa diangkat ke langit nanti akan turun kembali, nanti akan berhadapan dengan Dajjal. Ada lagi yang mengartikan secara simbolis, semua orang yang mempunyai perilaku Dajjal itu Dajjal.

Hubungan kedatangan Dajjal dengan banyak fitnah yang terjadi di masyarakat sekarang?

Itu juga saling fitnah tanda-tanda kecil, saling curiga, saling fitnah, curiga mencurigai itu tanda-tanda akhir zaman. Itu belum tanda kiamat besar.

Apa perintah Alquran bagi manusia dalam menghadapi kiamat?

Selama manusia menegakkan kalimat la ilaha illallah, langit tidak akan runtuh. Itu ada juga hadisnya. Tapi, apakah mengucapkannya saja atau menegakkan prinsipnya yang dimaksud tauhid, itu juga perlu dipahami. Selama orang menegakkan kalimat la ilaha illallah langit tidak akan runtuh itu. Tiang-tiang langit.

Karena itu, untuk menunda kiamatnya, dunia kita harus kembali taat pada ajaran agama, lebih dekat kepada petunjuk-petunjuk Rasulullah itu menunda hari kiamat terjadi. Kiamat itu ketika keonaran manusia mencapai puncaknya.

https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-digest/18/07/10/pbna3y313-dajjal-juga-bisa-dimaknai-simbolis

  • 0
  • Baca: 7 kali

Exercising During Pregnancy

Most pregnant women concern about their body changes during pregnancy. Returning to normal body shape after giving birth is a constant worrying thought.

Many studies recommend exercise during pregnancy because of its good physical and psychological effects for on the pregnant women.

The main benefits of exercising during pregnancy are having good posture and strong muscles.

Aboutislam talked to Laura Wegener, master of Science in physical therapy, St. Elizabeth central Medical Center, Physical and Occupational Therapy Departments, USA.

Wegner tells Aboutislam, “As your body changes during pregnancy, it is important to work on your posture.  You need to focus on a good upright position — not letting your shoulders droop forward. As you gain weight, you want to make sure your legs get stronger to support this extra load.”

Good posture is important to maintain a healthy pregnancy and to decrease back and neck pain. Exercise helps woman’s muscles (e.g., pelvic, vaginal, uterus, abdominal, and back muscles) to be more flexible and strong, reducing joints and muscles’ pain complaints.

Exercising daily also enhances the well-being feeling as it decreases pregnancy problems, such as aches, fatigue, constipation, gestational diabetes, and gaining excess weight. This is confirmed by Wegener, as she says: “It helps women have more energy, less discomfort, and the recovery of post partum is faster,” she adds, “it also makes the weight you gain during pregnancy isn’t usually as much , which is good for most women.”

Wegener also talked about how exercise makes the labor easier and faster: “Some studies suggest that for exercisers, there may be less pain during labor.  While that may not be accurate, the recovery from labor and delivery is faster and easier if you have been exercising.”

Exercise is not only good for the mothers; it is good also for the fetus, as exercises reactivate the blood circulation in the body, which helps regularly the transfer of nutrition for the fetus regularly through the placenta.

General Guidelines

Check with your physician before beginning any prenatal exercise program. Specially, if you have one of the following conditions: Heart problems, asthma, hypertension, excess weight problems, muscle or joint problems, history of premature labors, miscarriages, or incompetent cervix, vaginal bleeding, or placental problems.

“30-60 minutes per day (depends on your fitness level) is what we want everyone to do. During pregnancy, you don’t want to work quite as hard. So, you should be able to continue your regular pre-pregnant activity level. If you are starting, start slowly and progress gradually. You don’t want to get quite as breathless or work to fatigue. You have to drink more water, and make sure you don’t overheat, especially during summer,” said Wegener.

Safe Prenatal Exercises

Exercising During PregnancyYou can almost do any exercise, if you rightly modify it. You should be careful, and not overdo it.

“Walking, swimming, and aerobics are safe exercises for a pregnant woman or anything that is not real high impact.” These are the safest exercises suggested by Weneger for a pregnant woman. If your pregnancy is considered high-risk you may not be able to exercise very much. But with a normal, low-risk pregnancy, you can safely exercise throughout the pregnancy.

– Walking, swimming, aerobics, stationary cycling, and yoga are the most recommended exercises for pregnant women, because they are safe and easy to do throughout all nine months of pregnancy.  Also, yoga, dancing, and stretching exercises are good ones to ease tension and keep you flexible and strong.

Kegel exercises are very important exercises that strengthen your pelvic floor muscles (the muscles of the urethra, bladder, uterus, and rectum) and vaginal muscles. It may help to treat urinary stress incontinence problem, hemorrhoids, and accelerate healing of tearing stitches after childbirth.

To do Kegel exercises, try to hold your pelvic muscles (the exercise simulates trying to stop urinating or stop passing gas) for few seconds (3–10 seconds), and then relax for 3–10 seconds three times a day. Don’t make it a habit to do Kegel exercises while emptying your bladder.

Praying is a perfect way for Muslim pregnant women to exercise. It consists of four positions, which are very helpful to back muscles and help reduce back pain.

Wegener says, “Sujud (prostration) in the Muslim Praying is similar or close to yoga pose or child pose, which we use frequently for people with back pain and during our exercise class for expectant mothers, (Motion for Moms). If you have always done an activity, then doing it during pregnancy is usually fine. If you start having back pain, then of course, you would want to stop the activity.”

“You can lift weights while you are pregnant, but don’t do a lot of deep squat with heavy weights,” Wegener advised. “One of the most important things you have to be careful with is to not to hold your breath while lifting weights. It might be the best time to start, you need to start with low weights, 3 or 5-10 pounds, that would be fine, but don’t do really heavy lifting.”

Activities to Avoid

According to Wegener, you shouldn’t play contact group sports like (e.g., basketball, baseball, football, soccer) or anything that can get you hit or knocked to the ground. Water skiing, snow skiing, high-risk sports, such as scuba diving, horse-riding, running, and riding bikes should be avoided as well.

Jerky, jarring, extreme or rapid leg lifts, twisting movements, or quick directional changes may be dangerous because the hormones released during pregnancy make ligaments and joints lax for facilitating labor, so they are more susceptible to injuries.

Avoid any exercise done while lying flat on your back after the first trimester; “After 20 weeks, you are not supposed to do any exercise flat on your back. That is one of the precautions from American Congress of Obstetric and Gynecologists (ACOG),” Wegener said.

ACOG put a list of signs that exercising pregnant women should pay attention to and check with a physician if any of them has developed:

– Vaginal bleeding
– Dizziness
– Increased shortness of breath
– Chest pain
– Headache
– Muscle weakness
– Calf pain or swelling
– Uterine contractions
– Decreased fetal movement
– Fluid leaking from the vagina

Post-partum Exercise

Exercise after giving birth is very important to return to pre-pregnancy shape quickly.

Wegener says that after giving birth, a woman can start walking and moving again as soon as she feels she can, and by six weeks usually most women can start a regular exercise. In case of having a C-section, resting for 8–12 weeks is recommended to allow the incision to completely heal.

“For postpartum women, especially if you plan to nurse, you have to have lots of extra water,” Wegener said, “holding the baby during exercise can help you get stronger. Again, you have to start gradually and listen to your body to make sure you don’t overdo. If you do squats holding the baby, as the baby getting bigger, your muscles will have to work harder and get stronger.”

Maintaining a regular exercise program throughout your pregnancy and after giving birth can help you stay healthy and feel better. Stay in contact with your physician all through the time and let them know of anything that might worry you.

This article is from Science’s archive, originally published on an earlier date.

References:

http://aboutislam.net/science/health/exercising-during-pregnancy/

  • 0
  • Baca: 8 kali

Beli Cabai di Pasar, Pria Ini Terkejut Lihat Kertas Pembungkusnya

MAMHTROSO.COM -- Hingga kini, pasar tradisional masih menjadi pilihan untuk belanja berbagai kebutuhan pokok. Biasanya para pedagang akan membungkus berbagai kebutuhan pokok yang mereka jual itu dengan kertas. Mulai dari koran hingga berbagai kertas bekas lainnya.

Namun, sebaiknya kalian perhatikan baik-baik kertas pembungkus ketika membeli bumbu dapur di pasar tradisional. Pasalnya, ketika membeli cabai di sebuah pasar di Solo, seorang pria mendapatkan kertas pembungkus yang tak pernah diduga sebelumnya.  

Pria tersebut menemui surat tanda kelulusan tingkat SMP tahun 2001/2003. Pemiliknya diketahui bernama Nanang Dwi Pamungkas dan berasal dari SLTP Kristen 1 Surakarta.

Pria yang tak disebutkan identitasnya itu kemudian mengunggah foto kertas tersebut ke akun Instagram Info Cegatan Solo.

" Min..ini sya tadi menemukan surat kelulusan buat bungkus cabe. Kalau yg merasa kehilangan bisa DM atau hub 085799995191. Mksh,"  tulisnya.

Tentu banyak yang menyayangkan jika surat kelulusan tersebut digunakan sebagai kertas pembungkus cabai. Padahal rata-rata nilai pada kertas tersebut terbilang cukup tinggi, yakni 7,25. Hanya saja ada satu mata pelajaran yang mendapatkan nilai kurang baik, yakni matematika dengan nilai 4.

Oleh karena itu, banyak warganet berspekulasi bahwa kemungkinan besar kertas tersebut dibuang lantaran nilai matematika yang jelek tersebut.

https://www.liputan6.com/citizen6/read/3577398/beli-cabai-di-pasar-pria-ini-terkejut-lihat-kertas-pembungkusnya

 

  • 0
  • Baca: 19 kali
Berlangganan RSS feed