Masuk
MA Matholi'ul Huda Troso

MA Matholi'ul Huda Troso

Seorang web administrator, reporter, dan penulis berita di MA Matholi'ul Huda Troso.

Surel situs web: http://www.mamhtroso.com/

Pelantikan Pengurus OSIS dan Dewan Ambalan 2021-2022 – Drs. H. Nur Kholis Syam’un : Jadilah Manusia-manusia yang Prigel, Terampil, Cekatan, dan Berani

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara selenggarakan Laporan Pertanggung-Jawaban dan Serah Terima Jabatan pengurus OSIS dan Dewan Ambalan selama dua hari berturut-turut. Dua hari itu tercatat Senin (14/6/2021) kemarin dan Selasa (15/6/2021) siang ini adalah hari dilaksanakannya agenda pamungkas dari masing-masing organisasi siswa tersebut.

Memang tidak seperti biasanya Ketua OSIS dan Pradana Dewan Ambalan yang biasanya menggunakan sistem voting atau pemilihan umum, namun kali ini pengurus baru adalah dari hasil musyawarah guru dan kepala madrasah. Namun untuk susunan kepengurusannya tetap diserahkan secara langsung kepada siswa. Begitu juga dengan proses Laporan Pertanggung-Jawaban dan Serah Terima Jabatan yang biasanya dilaksanakan Hall Muslimat NU dengan disaksikan oleh seluruh siswa-siswi dan dewan guru, kali ini dilaksanakan di Aula Madrasah dengan dihadiri oleh para pengurus saja, baik pengurus lama periode 2020-2021 maupun pengurus baru periode 2021-2022.

Di Kepengurusan OSIS yang baru dilantik ini ada perubahan jumlah yang sangat signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya berjumlah sekitar 80 sampai 90-an orang siswa. Kali ini Kepala Madrasah menghendaki hanya sekitar 40 sampai 45-an orang siswa saja. Hal tersebut untuk pertimbangan keefektifan dalam bekerja kedepannya. Sebagai Ketua OSIS baru tahun 2021-2022 dijabat oleh Ahmad Zakky Zain (XI IPA-3), dan Zairzalif Izzana (XI IPA-3) sebagai wakilnya. Sedangkan untuk Pradana Putra masa bakti 2021-2022 dijabat oleh Muhammad Ilham Ainun Nijam (XI IPA-1) dan Saidatul Ummah (XI IPA-3) sebagai Pradana Putrinya.

Dua acara ini berjalan cukup singkat. Setelah dibuka oleh Pembawa Acara, langsung dilanjutkan dengan  pembacaan Laporan Pertanggaung-Jawaban, setelah itu penanda-tangan berita acara serah terima jabatan oleh Ketua OSIS dan Pradana untuk Dewan Ambalan. Terakhir adalah Sambutan dan amanat dari Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Kepala MA Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara.

Di acara Laporan Pertanggung-Jawaban dan Serah Terima Jabatan Pengurus OSIS, beliau berpesan agar selalu ingat bahwa hidup di dunia ini tidak hanya ada hukum adat, Sunnatullah, dan tidak semua yang ada dunia ini karena sebab akibat. Belum tentu orang yang menikah dengan keluarga kaya pasti nantinya menjadi kaya. Belum tentu orang yang pintar pasti menjadi orang yang sukses. Belum tentu anak yang belajar di  perguruan tinggi favorit pasti akan terjamin masa depannya cerah. Tetapi yang perlu diingat adalah semua yang menentukan adalah Allah.

Sebagai manusia memang diwajibkan ikhtiar (berusaha), wajib berusaha meraih cita-cita, tetapi jangan sampai fanatik dan mendewa-dewakan usaha tersebut. Karena muaranya harus diingat bahwa yang terpeting adalah manfaat untuk diri sendiri, dan orang lain.

فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”.

Pada siang ini pada acara Laporan Pertanggung-Jawaban dan Serah Terima Jabatan Pengurus Dewan Ambalan Setiabudi – Fatmawati Gugus Depan 09.115-09.116, beliau juga mengingatkan bahwa madrasah ini memiliki madzhab pergerakan. Dari pergerakan inilah kemudian direalisasikan dengan banyaknya kegiatan-kegiatan yang diagendakan oleh madrasah. Hal tersebut tentu ada tujuan yang sangat mulia untuk mendidik siswa-siswi semua. Karena pada umumnya remaja saat ini lebih sibuk dengan hp-nya dan kemudian pacaran. Maka itu akan lebih baik jika waktu luang itu digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat untuk diri sendiri maupun untuk madrasah.

“Maka ketika ada komentar yang kurang baik tentang kegiatan kita, maka the show must go on, go a head !. Kita yang harusnya mencerahkan masyarakat, bukan kita yang dicerahkan oleh masyarakat. Apalagi banyak sekali orang yang saat ini memiliki watak egoistik, “emoh rekoso”. Karena menjadi orang yang bermanfaat, orang yang mulia, tidaklah mudah”, tegas beliau.

Kegiatan ini adalah salah satu media atau wasilah (jalan) untuk mendidik siswa-siswi menjadi pribadi yang terampil, cekatan, dan berani. Dan dari kegiatan tersebut madrasah menanamkan dasar kepada siswa-siswi agar menjadi orang-orang yang prigel, cekatan, menjadi pionir-pionir di madrasah maupun di masyarakat. (syah)

Galeri kegiatan Laporan Pertanggung-Jawaban dan Serah Terima Jabatan Pengurus OSIS 2021 – klik

Galeri kegiatan Laporan Pertanggung-Jawaban dan Serah Terima Jabatan Pengurus Dewan Ambalan 2021 - klik

Berturut-turut Siswa Kelas X dan XI Lakoni PUB 2 dan PAT Semester Genap Tahun 2021

Troso, MAMHTROSO.com – Usai lakoni Pekan Ulangan Bersama (PUB) 2 Semester Genap, siswa-siswi MA Matholi’ul Huda Troso Kelas X dan XI langsung disambut Penilaian Akhir Tahun (PAT) Tahun 2020-2021. PAT ini dilaksanakan selama 7 hari yaitu mulai Senin (31/6/2021) sampai Selasa (8/6/2021). PUB dan PAT kali ini dilaksanakan secara luring dengan menggunakan Aplikasi CBT Terintegrasi. Siswa mengerjakan soal objektif pilihan ganda 40 – 50 buah soal hanya dengan membuka smartphonenya masing-masing.

Peserta PAT total ada sebanyak 320 siswa yaitu 130 siswa dari Kelas 10 dan 190 siswa dari Kelas 11. Dan ada sebanyak 16 mata pelajaran yang diujikan. Mulai dari Pelajaran Umum seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, PPKN, Sejarah Indonesia. Mata Pelajaran PAI seperti Qur’an Hadits, Aqidah Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Fikih. Kemudian Mapel Peminatan seperti Fisika, Kimia, Biologi, Geografi, Ekonomi, Sosiologi. Dan terakhir mata pelajaran Lintas Minat seperti Sosiologi dan Geografi untuk Kelas IPA, Kimia dan Biologi untuk Kelas IPS.

Soal yang diujikan pada PAT Semester Genap kali ini sama dengan UAS sebelum-sebelumnya yaitu berasal dari Kelompok Kerja MA (KKMA) 01 Jepara yang berpusat di MAN Bawu Jepara. Namun karena sistem Ulangan menggunakan Aplikasi CBT Terintegrasi maka panitia PAT harus mengedit bentuk soal dari KKMA ke bentuk soal dengan template yang sesuai aplikasi.

Selain soal dari KKMA, ada beberapa mata pelajaran yang soal ulangannya dibuat oleh guru pengampunya sendiri karena disesuaikan dengan materi yang telah diajarkan, diantaranya adalah Mata Pelajaran Lintas Minat (Sosiologi dan Geografi untuk jurusan MIPA, Kimia dan Biologi untuk jurusan IIS).

Setelah PAT selesai dilaksanakan, MA Matholi’ul Huda Troso mengagendakan diselenggarakannya Ulangan Remidial sebelumnya kemudian diselenggarakannya Class Meeting. (Syah)

Muslimah Berhijab Amerika Serikat Mengaku Didiskriminasi

MAMHTROSO.COM -- Seorang perempuan Muslim Amerika Serikat (AS) mengaku mendapat perlakuan diskriminatif oleh oknum awak kabin maskapai Southwest Airlines pada 22 Mei lalu. 

Muslimah bernama Fatima Altakrouri itu mengaku tak diperbolehkan duduk di bangku dekat pintu keluar karena dirinya berhijab. “Seharusnya hal ini tidak terjadi,” kata Fatima saat konferensi pers sebagaimana dilansir dari NBC Dallas, Senin (7/6). 

Fatima diketahui lahir dan tumbuh besar di Amerika Serikat serta tinggal di Texas. Pada 22 Mei itu, dia bersama adik perempuannya hendak pulang ke Florida untuk melihat ibu mereka yang sedang sakit. 

Pulang dengan pesawat Southwest Airlines, Fatima ingin duduk di kursi dekat pintu keluar. Tapi, awak kabin maskapai itu melarang. 

Pramugari pesawat itu, kata Fatima, menyebut bahwa dirinya tak berkompeten untuk membantu proses evakuasi ketika keadaan darurat. Pramugari itu juga menyebut Fatima tak bisa berbahasa Inggris. Padahal dirinya fasih berbahasa Inggris. “Hal itulah yang membuat peristiwa itu semakin mengerikan,” kata Fatima. 

Marwa Elbially, pengacara Fatima, menyebut bahwa sang pramugari juga menyampaikan ketidakmampuan Fatima kepada penumpang di sebelahnya. Pramugari itu bilang, Fatima tidak bisa duduk di dekat pintu keluar karena dia akan "membuat pesawat jatuh dalam keadaan darurat karena dia tidak berbicara bahasa Inggris." 

“Bagi saya, hal itu membuat saya terlihat seperti seorang teroris. Saya bukan teroris,” kata Fatima. Menurut Fatima, dia dilarang duduk di sana hanya karena dirinya berhijab, bukan karena alasan teknis evakuasi apalagi soal bahasa. 

Muna Kowni, adik dari Fatima, yang tidak menggunakan hijab justru diperbolehkan duduk di bangku dekat pintu keluar. Padahal adik-kakak itu sama-sama bisa berbicara bahasa Inggris.

Kendati demikian, Muna menolak duduk di sana. Ia tak terima dengan perlakuan diskriminatif yang diterima kakaknya. “Saya pikir bagian tersulit adalah ketika Anda benar-benar dihina dan Anda harus tetap diam selama tiga jam berturut-turut dan tidak mengatakan sepatah kata pun,” kata Muna. 

Southwest Airlines membantah semua pernyataan Fatima dan adiknya. Lewat pernyataan tertulisnya, Southwest Airlines mengatakan bahwa klaim Fatima tak sesuai dengan laporan yang diterima maskapai. 

Southwest Airlines pun menyebut bahwa penumpang yang duduk di dekat pintu keluar memang harus menunjukkan secara lisan bahwa mampu melakukan tugas tertentu selama penerbangan. 

"Kru kami bertanggung jawab untuk mendapatkan konfirmasi itu dari seorang penumpang sebelum mendudukkan mereka di barisan pintu keluar di atas sayap dan tidak dapat memperoleh pengakuan dari penumpang (Fatima) selama penerbangan. Southwest tidak memaafkan dan tidak menoleransi diskriminasi dalam bentuk apa pun," demikian bunyi pernyataan tertulis maskapai itu.

https://www.republika.co.id/berita/qubvzc320/muslimah-berhijab-amerika-serikat-mengaku-didiskriminasi

Dialog Antara Allah SWT, Orang Kafir, dan Munafik di Akhirat

MAMHTROSO.COM -- Suatu hari, Rasulullah SAW bertemu dengan sejumlah sahabat beliau di Masjid Nabawi Madinah untuk membahas berbagai hal. Masjid ketika itu menjadi tempat musyawarah untuk kepentingan agama. 

Kesempatan itu, kata Ahmad Rof'i Usmani "Pesona Ibadah Nabi Shalat, Zakat, Puasa Haji" digunakan salah seorang di antara mereka untuk bertanya. Ini sebagaimana riwayat Abu Said al Khudri, dan sejumlah sahabat yang dinukilkan Imam Muslim. 

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رضي الله عنه: أَنَّ نَاساً فِي زَمَنِ رَسُولِ اللّهِ قَالُوا: يَا رَسُولَ اللّهِ! هَلْ نَرَى رَبَّنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ؟ قَالَ رَسُولُ اللّهِ صلى الله عليه وسلم: "نَعَمْ". قَالَ: "هَلْ تُضَارُّونَ فِي رُؤْيَةِ الشَّمْسِ بِالظَّهِيرَةِ صَحْواً لَيْسَ مَعَهَا سَحَابٌ؟ وَهَلْ تُضَارُّونَ فِي رُؤْيَةِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ صَحْواً لَيْسَ فِيهَا سَحَابٌ؟" قَالُوا: لاَ. يَا رَسُولَ اللّهِ! قَالَ: "مَا تُضَارَّونَ فِي رُؤْيَةِ الله تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلاَّ كَمَا تُضَارُّونَ فِي رُؤْيَةِ أَحَدِهِمَ

قَالَ: فَيَلْقَىٰ الْعَبْدَ فَيَقُولُ: أَيْ فُلْ أَلَمْ أُكْرِمْكَ، وَأُسَوِّدْكَ، وَأُزَوِّجْكَ، وَأُسَخِّرْ لَكَ الْخَيْلَ وَالإِبِلَ، وَأَذَرْكَ تَرْأَسُ وَتَرْبَعُ؟ فَيَقُولُ: بَلَىٰ. قَالَ فَيَقُولُ: أَفَظَنَنْتَ أَنَّكَ مُلاَقِيَّ؟ فَيَقُولُ: لاَ. فَيَقُولُ: فَإِنِّي أَنْسَاكَ كَمَا نَسِيتَنِي. ثُمَّ يَلْقَىٰ الثَّانِي فَيَقُولُ: أَيْ فُلْ أَلَمْ أُكْرِمْكَ، وَأُسَوِّدْكَ، وَأُزَوِّجْكَ، وَأُسَخِّرْ لَكَ الْخَيْلَ، وَالإِبِلَ، وَأَذَرْكَ تَرْأَسُ وَتَرْبَعُ؟ فَيَقُولُ: بَلَىٰ. أَيْ رَبِّ فَيَقُولُ: أَفَظَنَنْتَ أَنَّكَ مُلاَقِيَّ؟ فَيَقُولُ: لاَ. فَيَقُولُ: فَإِنِّي أَنْسَاكَ كَمَا نَسِيتَنِي. ثُمَّ يَلْقَىٰ الثَّالِثَ فَيَقُولُ لَهُ مِثْلَ ذٰلِكَ. فَيَقُولُ: يَا رَبِّ آمَنْتُ بِكَ وَبِكِتَابِكَ وَبِرُسُلِكَ وَصَلَّيْتُ وَصُمْتُ وَتَصَدَّقْتُ. وَيُثْنِي بِخَيْرٍ مَا اسْتَطَاعَ. فَيَقُولُ: هَـٰهُنَا إِذاً. قَالَ: ثُمَّ يُقَالُ لَهُ: الآنَ نَبْعَثُ شَاهِدَنَا عَلَيْكَ. وَيَتَفَكَّرُ فِي نَفْسِهِ: مَنْ ذَا الَّذِي يَشْهَدُ عَلَيَّ؟ فَيُخْتَمُ عَلَىٰ فِيهِ. وَيُقَالُ لِفَخِذِهِ وَلَحْمِهِ وَعِظَامِهِ: انْطِقِي. فَتَنْطِقُ فَخِذُهُ وَلَحْمُهُ وَعِظَامُهُ بِعَمَلِهِ. وَذٰلِكَ لِيُعْذِرَ مِنْ نَفْسِهِ. وَذٰلِكَ الْمُنَافِقُ. وَذٰلِكَ الَّذِي يَسْخَطُ اللّهُ عَلَيْهِ

"Wahai Rasul! Apakah kita, pada hari kiamat kelak, bisa melihat Tuhan kita?" "Apakah kalian tidak merasa silau melihat matahari pada siang hari tanpa awan?" Beliau balik bertanya. 

"Tidak wahai Rasulullah.” Jawab para sahabat yang ada di situ. "Apakah kalian tidak merasa silau melihat bulan purnama tanpa awan?" Tanya beliau selanjutnya.  

“Tidak, wahai Rasulullah!" Jawab mereka serempak. "Demi Allah yang menguasai diriku," ucap beliau, "Kalian kelak tidak akan merasa silau melihat Allah SWT seperti ketika melihat matahari atau bulan purnama." 

Sejenak Rasulullah SAW berhenti berbicara. Beberapa saat kemudian beliau melanjutkan ucapannya, "Kelak Allah SWT akan menemui seorang kafir, lalu Allah bertanya kepadanya hai fulan? Tidakkah ketika di dunia, aku telah memuliakanmu, menjadikanmu sebagai orang yang terhormat, menundukkan kuda dan unta untukmu, juga telah diberikan kesempatan untuk menjadi pemimpin dan hidup dalam kesenangan?" 

“Memang benar, wahai Tuhan!" Jawab orang itu. Lalu Allah kembali mengatakan, "Apakah ketika dunia engkau percaya bahwa engkau akan menemui-Ku?" "Tidak! Jawab orang itu. “Kini, Aku biarkan engkau tanpa Rahmat-Ku sebagaimana engkau telah melupakan-Ku ketika engkau hidup di dunia! Firman Allah kepada orang itu. 

Kemudian, kata Rasulullah, Allah menemui seorang kafir lain, lalu bertanya kepadanya. "Wahai fulan! Tidakah ketika dunia, aku telah memuliakanmu dan memberimu jodoh, menundukkan kuda dan unta untukmu, juga telah Aku berikan kesempatan untuk menjadi pemimpin dan hidup dalam kesenangan? 

"Memang benar, Wahai Tuhanku! Jawab orang itu. Apakah ketika di dunia engkau percaya bahwa engkau akan bertemu denganku?" Tanya Allah selanjutnya. "Tidak!" Jawab orang itu. Kini kubiarkan engkau tanpa rahmat-Ku sebagaimana engkau telah melupakanku ketika engkau hidup di dunia." Firman Allah kepada orang itu. 

Setelah itu, malah menemui seorang munafik dan mengajukan pertanyaan seperti apa yang ditanyakan. Orang munafik itu menjawab. "Wahai Tuhan! Aku dulu di dunia beriman kepada-Mu kepada Kitab-Mu, kepada para Rasul-Mu dan aku juga melaksanakan sholat, puasa, zakat, serta memuji-Mu sebaik mungkin!"

Allah SWT berfirman, "Tetaplah engkau di sini! Kami pasti mendatangkan saksi Kami kemari!” Perintah Allah. 

"Siapa yang akan menjadi saksiku?” Gumam orang munafik itu. Lalu Allah kemudian mengunci mulut orang munafik itu kemudian memerintahkan pada paha, daging, dan tulang orang munafik itu. "Bicaralah!" kata Allah. "Maka, paha, daging dan tulang orang munafik itu menuturkan. Perbuatannya sehingga dia tidak bisa berkutik. Itulah orang munafik yang dimurkai Allah! "  

https://www.republika.co.id/berita/qu3jgi320/dialog-antara-allah-swt-orang-kafir-dan-munafik-di-akhirat

 

Berlangganan RSS feed