Masuk
MA Matholi'ul Huda Troso

MA Matholi'ul Huda Troso

Seorang web administrator, reporter, dan penulis berita di MA Matholi'ul Huda Troso.

Surel situs web: http://www.mamhtroso.com/

Upacara Pengibaran Bendera – Noor Faizah, S.Pd. : Manusia Diciptakan oleh Allah Hanya untuk Beribadah

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso kembali laksanakan Upacara pengibaran bendera Merah Putih pagi ini, Sabtu (16/2/2019). Seluruh siswa Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah sebanyak tidak kurang dari 1.200-an orang siswa, mereka semua berbaris sesuai dengan kelompoknya masing-masing dengan rapi.

Berbeda dengan minggu kemarin, kali ini yang diberi amanat untuk menjadi petugas upacara adalah dari perwakilan siswa Kelas XII MA Matholi’ul Huda Troso. Muhammad Samsul Ma’arif (XII IPA-2) bertugas sebagai pemimpin upacara. Sementara Ahmad Dimas Permadi (XII IPA-2), Muhammad Sochibul Munir (XII IPS-1), dan Eka Edi Setiawan (XII IPA-2) sebagai pemimpin pasukan.

Pembawa Acara ditugaskan kepada Nikmatul Jannah (XII IPA-1). Kemudian Tsalsa Dyna Shofwatin (XII IPA-3) dan Muhammad Syamsul Maarif (XII IPA-2) berturut-turut sebagai pembaca Pembukaan UUD 1945 dan doa. Ajudan Pembina Upacara oleh Adi Setiawan (XII IPA-3).

Untuk petugas pengibar bendera menggunakan formasi 8 orang. Yaitu Fima Kurnia Robbi (XII IPA-3), Wahyu Aji Wijanarko (XII IPA-1), dan Yunita Hidayah (XII IPA-3) sebagai pengerek bendera. Sementara untuk 5 pengiringnya adalah Moh. Khoiri (XII IPA-1), Misbahus Sudur (XII IPA-1), Afrizal Malna Isre (XII IPA-3), Bandu Rahman Al Insani (XII IPA-1), dan Dewi Ayu Safitri (XII IPA-2).

Noor Faizah, S.Pd. sebagai pembina upacara menyampaikan beberapa hal terkait kewajiban manusia. Berawal dengan surat Adz-Dzaariyaat: 56

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku (saja)

Dari ayat tersebut beliau mengingatkan kepada seluruh siswa bahwa hakikat diciptakannya manusia di bumi hanyalah untuk beribadah kepada Tuhan (Allah SWT.). Ibadah yang dimaksudnya tidak hanya ibadah mahdhah saja seperti sholat, puasa, zakat, dan haji. Akan tetapi juga ibadah gairu mahdhah harus dilaksanakan. Ketika siswa menempatkan diri pada posisi yang tepat untuk rajin belajar, mengejarkan tugas, patuh dengan gurunya maka itu bisa disebut sebuah ibadah.  

Akan tetapi ternyata masih ada siswa yang tidak paham dengan konsep diciptakannya manusia ini. Sehingga untuk pergi sekolah saja setiap siswa punya jawaban yang berbeda-beda. Tidak hanya diniatkan dengan benar yaitu ibadah dan untuk mendapatkan ilmu. Namun ada yang pergi sekolah karena supaya mendapat uang saku, supaya punya teman, bahkan ada yang hanya karena disuruh oleh orang tuanya.

Sungguh naif memang ketika ada seorang siswa yang niat pergi sekolah hanya untuk alasan yang tidak benar, maka niat ini harus segera diubah. Agar kehidupan siswa di sekolah lebih terarah dan tentu harapannya setiap perilaku siswa di sekolah diniatkan untuk ibadah kepada Allah SWT.

“Memang kemampuan setiap siswa itu berbeda, akan tetapi Allah akan membalas semua usahamu. Sebagaimana dalam Al Qur’an :

فَمَنۡ يَّعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ خَيۡرًا يَّرَهٗ

وَمَنۡ يَّعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ

Barang siapa yang melakukan kebaikan sekecil apapun, maka Allah pasti akan membalasnya. Dan barang siapa yang melakukan keburukan sekecil apapun, maka Allah pasti juga akan membalasnya”, pungkasnya. (Syah)

Super Kreatif, Seniman Gunakan Lego untuk Perbaiki Bangunan Rusak

MAMHTROSO.COM -- Lego menjadi salah satu permainan yang sangat digemari anak-anak. Lego membantu perkembangan otak anak dengan merangsang mereka berpikir logis menyusun tumpukan lego.

Namun berbeda dengan permainan lain, lego juga kerap digunakan orang dewasa untuk berkreasi. Hal ini seperti yang dilakukan seorang seniman jalanan bernama Jan Vormann.

Dikutip dari Apartment Therapy, sejak 2017 Vormann menggunakan lego untuk merevitalisasi gedung-gedung dari berbagai belahan dunia. Tentu saja ini menjadi cara tak biasa yang dilakukan untuk memperbaiki bangunan yang rusak.

Namun tampaknya cara ini memberikan sentuhan yang sangat unik pada bangunan-bangunan tersebut. Warna bangunan yang natural akan dipercantik dengan lego berwarna-warni yang mengisi celah dan retakan pada dinding. Struktur tembok yang awalnya rusak kembali "diisi" dengan tumpukan lego yang sangat pas.

https://www.liputan6.com/citizen6/read/3892152/super-kreatif-seniman-gunakan-lego-untuk-perbaiki-bangunan-rusak

 

  • Diterbitkan di Unik
  • 0

Motivasi Tak Boleh Berhenti

MAMHTROSO.COM -- Apakah Anda merasa punya bisnis yang inovatif dengan penjualan aktif? Tentu semua itu adalah modal luar biasa untuk mencapai sukses. Tapi tidak cukup itu saja. Tugas Anda belum selesai. Apalagi saat ini perkembangan teknologi berjalan sangat pesat. Persaingan juga sangat sengit. Ada banyak faktor yang bisa dan harus digali agar usaha bisa terus bertahan dan sukses, serta kita pun berkembang secara individu.

Saya sendiri mengalami saat pertama kali mengenalkan kartu dengan kata-kata motivasi bermerek Harvest sekitar 30 tahun yang lalu. Menurut saya, saat itu adalah momen yang sangat pas untuk mengenalkan produk tersebut ke pasar karena itu adalah kartu motivasi pertama di Indonesia.

Ide membuat kartu motivasi memang sangat orisinal. Catatan perjalanan saya dibaca oleh seorang teman. Ternyata, ia berterima kasih karena merasa mendapat dorongan semangat luar biasa dari hal yang saya tulis. Lalu, saya mendapat ide. Kalau orang-orang terdekat saya saja bisa terbangun semangatnya, pasti ada orang lain yang akan merasakan hal yang sama. Itulah yang membuat saya terdorong membuat kartu motivasi.

Motivasi tinggi karena merasa the first dan the innovative membuat saya bersama istri sangat optimis saat itu. Tapi ternyata kenyataan bicara lain. Saat ditawarkan ke berbagai toko, penolakan demi penolakan terjadi. Setelah dicetak dalam beberapa format, dari kartu hingga pembatas buku, banyak yang merasa ragu. Inilah tantangan mengenalkan produk sebagai yang pertama dan inovatif. Mereka bertanya-tanya, apa iya.. yang namanya kartu motivasi dan pembatas buku bisa laku? Apa sih, pentingnya produk semacam itu untuk orang lain? Dan masih banyak pertanyaan lainnya.

Hingga suatu ketika, ada sebuah toko yang mau menerima kartu kami. Senangnya luar biasa! Harapan kembali membuncah. Kalau ada satu toko yang mau menerima, pasti ada toko lain yang juga bisa kami ajak kerja sama.

Harapan berpadu dengan semangat itulah yang membuat kami terus bekerja keras dan lebih keras lagi untuk berkreasi. Hingga akhirnya, kami berinovasi dengan memunculkan kartu dengan kata-kata mutiara yang meledak luar biasa. Harvest saat itu berhasil jadi nomor satu di industri kartu ucapan di Indonesia.

Sahabat luar biasa, inilah yang saya sering sebarkan sebagai kekuatan motivasi. Betapa motivasi itu harus dipupuk, dikembangkan, dan dijadikan fondasi utama menuju sukses. Kadang belum cukup hanya jadi yang pertama, terbaik, dan inovatif. Sebab, perkembangan dan perubahan selalu datang silih berganti dengan cepat. Dengan adanya motivasi, semangat akan terpelihara. Saat penolakan terjadi, motivasi menjaga “harga diri”. Saat kejatuhan akibat gagal, motivasi bisa menyalakan semangat bahwa tak ada gagal yang abadi. Ketika ada yang melecehkan, motivasi bisa jadi pelecut bahwa hanya kita yang bisa mengubah keadaan. Maka dengan adanya motivasi, semua halangan akan berubah jadi tantangan untuk ditaklukkan dan semua ujian akan jadi batu pijakan untuk melompat lebih tinggi.

Kisah dari berbagai website dan media sosial juga bisa menjadi contoh, bahwa motivasi bisa menjadi “bahan bakar” sukses yang luar biasa. Tentunya masing-masing orang punya keunikan. Jika kisah saya adalah membesarkan Harvest yang kini juga berkembang hingga divisi stationary, orang lain pun banyak lika liku dan kisah perjuangan yang layak jadi pembelajaran.

Sekali lagi, perubahan berjalan sangat cepat. Bisa jadi, apa yang dianggap sukses hari ini, esok hari tinggal cerita belaka. Apa yang dianggap hebat kemarin, lusa sudah jadi sejarah saja. Zaman terus berubah. Orang-orang yang dulu biasa-biasa saja, dengan bantuan teknologi kini bisa jadi pebisnis sukses. Maka saya kira, kini motivasi mengambil peran bukan lagi sekadar penyemangat. Motivasi juga hadir untuk menumbuhkan semangat inovasi dan adaptasi. Buku dan website yang kontennya positif pun bisa menumbuhkan motivasi kita dalam keadaan apa pun.

Orang-orang sukses kerap membuktikan dengan motivasi mereka dapat mewujudkan impiannya menjadi nyata. Pasti Anda juga bisa!

http://www.andriewongso.com/motivasi-tak-boleh-berhenti/

 

طريق التقرب إلى الله تعالى وتحقيق رضاه

السؤال

كيف أتقرب من الله؟ أريد أن يرضى الله عني، وأريد أن يهبني الله كل ما أطلبه منه، وأريد أن أسعد في حياتي، وأريد أن أحقق التفوق في دراستي، فكيف السبيل إلى ذلك؟ أريد أن أكون قويًّا بالله.

 

الإجابــة

 

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله، وصحبه، أما بعد: 

فطريق التقرب إلى الله تعالى، وتحقيق رضاه، واضح، قد بينه النبي صلى الله عليه وسلم أتم بيان، وهو كذلك طريق نيل سعادة الدنيا والآخرة، والتفوق في الدنيا.

وأصل ذلك: أن تبدأ بالمحافظة على الفرائض، فلا تخلَّ بشيء منها، ثم تكثر من النوافل بحسب استطاعتك، وتحمل نفسك عليها شيئًا فشيئًا، فتبدأ بما تقدر عليه، وإن قلَّ؛ حتى تمرن عليه نفسك وتعتاده، ثم تزيد في ذلك القدر، وتجاهد نفسك على فعل ما أمر الله به، وترك ما نهى الله عنه، فذلك أعظم سبيل لنيل القرب من الله تعالى، بل لنيل محبوبيته، كما في الحديث الذي أخرجه البخاري من حديث أبي هريرة، عن النبي صلى الله عليه وسلم، عن الله تبارك وتعالى، قال: ما تقرب إليّ عبدي بمثل أداء ما افترضته عليه، ولا يزال عبدي يتقرب إليّ بالنوافل حتى أحبه، فإذا أحببته كنت سمعه الذي يسمع به، وبصره الذي يبصر به، ويده التي يبطش بها، ورجله التي يمشي بها، ولئن سألني لأعطينه، ولئن استعاذ بي لأعيذنه، وما ترددت في شيء أنا فاعله، ترددي في قبض روح عبدي المؤمن، يكره الموت وأكره مساءته، ولا بد له من الموت.

واعلم أنك كلما تقربت إلى الله، تقرب الله إليك، وزادك قربًا منه سبحانه.

ومن الوسائل المعينة لك على ذلك: لزوم الدعاء والابتهال، والضراعة إلى الله تعالى؛ فإن القلوب بين إصبعين من أصابعه سبحانه، يقلبها كيف يشاء.

وكذا صحبة الصالحين الذين يذكّرونك إذا نسيت، وينبّهونك إذا غفلت، ويأخذون بيدك إلى الله تعالى؛ فإن هذا من أعظم ما يعين على القرب من الله سبحانه.

وعليك بتعلم العلم الشرعي؛ فإنه لا سبيل إلى القرب من الله أعظم من تعلم العلم، فبه تعرف ما يحبه الله وما يبغضه، وتعرف ما يقرّبك منه سبحانه وما يبعّدك عنه.

وعليك بتنظيم وقتك، وعدم إضاعته، وألا تصرف ساعة من ساعاتك إلا في مصلحة دينية، أو دنيوية؛ فبذلك يحصل لك التفوق في دنياك، والتميز على أقرانك، كما تحصل لك بذلك سعادة الدنيا، والآخرة.

والله أعلم.

 

http://www.islamweb.net/ar/fatwa/391561/%D8%B7%D8%B1%D9%8A%D9%82-%D8%A7%D9%84%D8%AA%D9%82%D8%B1%D8%A8-%D8%A5%D9%84%D9%89-%D8%A7%D9%84%D9%84%D9%87-%D8%AA%D8%B9%D8%A7%D9%84%D9%89-%D9%88%D8%AA%D8%AD%D9%82%D9%8A%D9%82-%D8%B1%D8%B6%D8%A7%D9%87

 

Berlangganan RSS feed