Masuk
MA Matholi'ul Huda Troso

MA Matholi'ul Huda Troso

Seorang web administrator, reporter, dan penulis berita di MA Matholi'ul Huda Troso.

Surel situs web: http://www.mamhtroso.com/

Kenapa Orang China Makan Pakai Sumpit? Faktanya Ternyata Mengejutkan

MAMHTROSO.COM -- Sumpit lazim ditemukan Asia. Alat makan ini sangat penting untuk kehidupan sehari-hari sebagian besar masyarakat,  terutama di China, Semenanjung Korea, kepulauan Jepang, dan bagian dari Mongolia dan daratan Asia Tenggara.

Namun, menurut Q Edward Wang dalam bukunya yang berjudul Chopsticks: A Cultural and Culinary Historysumpit tidak selalu menjadi alat makan utama bagi orang-orang di Asia Timur dan Tenggara.

Ada banyak alasan megapa sendok menjadi alat makan utama. Penjelasan paling penting terkait hal ini adalah bahwa dari zaman dahulu hingga sekitar Abad ke-10, millet adalah bahan pangan yang dominan di China Utara, Korea, dan sebagian Jepang.

Millet memiliki butir lebih kecil dari beras, dan paling baik dimasak menjadi bubur. Bentuk makanan inilah yang kemudian mendasari mayarakat Asia Timur kala itu menggunakan sendok untuk menyuapkan makanan ke mulut.

Lalu bagaimana dengan sumpit? Seperti halnya bubur millet, merebus dan mengukus higga mendidih adalah metode memasak dasar di Asia.

Pada zaman kuno, makanan yang direbus tidak hanya berupa biji-bijian tetapi juga bahan pangan non-gandum. Menurut Classic of Rites, sebuah teks dari Dinasti Han (206 SM - 220 M) atau lebih awal, rebusan (geng dalam bahasa Mandarin) adalah yang paling umum.

Geng (rebusan) dan kipas (biji-bijian) dimakan oleh semua orang, dari para pangeran sampai rakyat biasa, tanpa memandang status.

Teks yang sama juga memerintahkan bahwa ketika seseorang makan geng (rebusan), maka ia harus menggunakan sumpit agar lebih efisien dalam mengambil bahan makanan (misalnya sayuran) rebus atau hidangan pekat lainnya.

Namun, karena makanan biji-bijian lebih penting daripada makanan non-gandum dalam makanan, sumpit jadi alat tambahan.

https://www.liputan6.com/global/read/3696590/kenapa-orang-china-makan-pakai-sumpit-faktanya-ternyata-mengejutkan

 

  • Diterbitkan di Unik
  • 0

لا تشرع هذه الصيغة في الصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم

السؤال
أستفسر عن صحة الصلاة المحمدية، الرائجة في المغرب، والتي تقول: اللهم صل على سيدنا محمد بن عبد الله، القائم بحق الله، القائل: ما ضاق أمر إلا وفرجه الله؟
الإجابــة
 

 

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه، أما بعد: 

 فالصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم من أفضل القربات، ولا تتعين لها صيغة مخصوصة، وإن كانت أفضل صيغ الصلاة عليه صلى الله عليه وسلم هي الصلاة الإبراهيمية التي علَّمها لأصحابه -رضي الله عنهم- وراجع الفتويين التاليتين: 329464  //  187629

وهذه الصيغة المذكورة غير واردة، وفيها قول منسوب للنبي صلى الله عليه وسلم لم يقله بهذا اللفظ، وهو: "ما ضاق أمر إلا وفرجه الله" فينبغي تجنبها حتى لا يقع قائله تحت طائلة الوعيد الوارد في حق من كذب على النبي صلى الله عليه وسلم.

وللفائدة، راجع الفتوى ذات الرقم: 77467.

والله أعلم.

http://islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=386752

 

 

Manuela Mirela Tanasecu Memilih Islam dan Palestina

MAMHTROSO.COM -- Di Kota Dura, Tepi Barat, Palestina, seorang wanita Rumania, Manuela Mirela Tanasecu, memeluk Islam beberapa tahun lalu. Kalimat syahadat diutarakannya setelah bertemu dan menikahi suaminya yang berasal dari Palestina, Walid Suleiman.

Lelaki itu dikenal sebagai petualang globe trotter dan pendakwah yang populer di selatan Tepi Barat. Dia telah mengunjungi seratus negara dengan berjalan kaki selama tujuh tahun terakhir. Dia melakukannya untuk mempromosikan perdamaian dan mencegah perang serta kekerasan.

Mirela bertemu pertama kali dengan lelaki itu di Bucharest. Komunikasi keduanya terjalin akrab. Tak lama setelah pertemuan itu, keduanya memutuskan menikah. Kemudian, mereka melakukan perjalanan beberapa bulan dan memeluk Islam saat berada di Iran.

Mirela merupakan anak tunggal. Dia menghabiskan masa kecilnya di Bucharest dengan indah dan damai. Banyak waktu yang dilalui bersama kedua orang tuanya berkeliling Rumania. Saat kuliah dia memilih untuk mendalami kimia.

Wanita yang dikenal cepat menyerap pengetahuan baru ini dibesarkan dengan pendidikan agama Kristen Ortodoks, meskipun tidak terlalu relijius. Sejak kecil dia sudah diajarkan tentang kebera daan Sang Pencipta. Saya bersyahadat (saya bersaksi bahwa hanya ada satu Tuhan dan bahwa Muhammad adalah utusan-Nya) di Iran pada tahun 1991," kata dia menjelaskan.

Memeluk Islam

Mirela menjelaskan alasan dia memilih Islam. Menurut dia, satu-satunya alasan yang diyakini adalah Islam agama yang jujur. Seluruh ajarannya mengandung kejujuran. Pada agama sebelumnya, dia masih mempertanyakan konsep ketuhanan yang sulit dipahami. Baginya, paham tersebut tidak jelas, membingung kan, dan sulit dimengerti.

Islam tidak mengajarkan konsep ketuhanan yang sulit dipahami. Konsep tauhid merupakan dasar pemahaman tentang keberadaan Sang Pencipta di alam ini. Mirela juga merasa umat Islam menganggap agamanya sangat serius dibandingkan umat lain.

Misalnya, umat Islam menjalankan shalat lima kali sehari. Sementara, agama lain hanya sesekali, itu pun kebanyakan orang tua saja yang pergi. Sing katnya, dia melihat Islam memiliki doktrin yang kuat dibandingkan agama lain. Selain itu, hal penting lainnya saat dia melihat Islam adalah ketika mengunjungi negara-negara Muslim, terutama di Asia. Daerah yang dihuni oleh umat Islam umumnya lebih bersih daripada daerah-daerah yang dihuni oleh non-Muslim.

Islam menghargai dan memuliakan semua nabi dan utusan dan tidak memilih yang lain. Oleh karena itu, dengan menjadi seorang Muslim, dia merasa telah memenangkan Muhammad (SAW) tanpa kehilangan nabi-nabi lain yang.

Ini benar-benar sebuah titik kekuatan dalam Islam. Islam menunjukkan siapa saja yang mencintai Isa dapat me meluk Islam. Agama tauhid mengajarkan Muslim untuk mencintai dan percaya kepada semua nabi Allah.

Sebelum memeluk Islam, dia berpikir wanita Muslim telah diperbudak karena setiap pria Muslim boleh memiliki empat istri. Namun, yang dia temukan kemudian adalah pria Muslim lebih memperhatikan keluarga dan istrinya.

Selain itu, pada saat mengunjungi berbagai dunia Muslim, dia menemukan umat Islam adalah orang-orang yang ramah, gagah, dan murah hati. Mereka tidak mengenal kata berhenti untuk membantu, kapan pun orang lain membutuhkan pertolongan, termasuk Mirela dan suaminya, pasti akan ditolong.

Selama ini ada persepsi yang salah tentang Muslim. Banyak orang tidak mengerti Islam yang sebenarnya. Entah karena salah informasi atau miss informasi tentang hal itu, atau karena beberapa Muslim mengubah citra Islam melalui perilaku Islami, terutama ketika mereka pergi ke luar negeri.

Juga, wanita modern di Barat telah menjadi korban peradaban yang sangat materialistik. Barat mengklaim telah mem bebaskan wanita. Namun, pemeriksaan lebih jauh dan mendalam menunjuk kan wanita menjadi tidak manusiawi dan berubah menjadi komoditas yang murah.

"Oleh karena itu, setelah bertahun-tahun menjalani Islam tidak ada agama lain yang menghormati wanita seperti Islam.

Reaksi keluarga

Setelah memeluk Islam, reaksi keluarga dan sahabat dekat pasti berbeda. Ayahnya meninggal sebelum dia menjadi seorang Muslim. Sedangkan, ibunya tidak pernah membahas masalah ini dengan Mirela. Dia sepertinya beralasan bahwa selama anaknya bahagia, tidak masalah dengan dia.

Sehingga, sejak memeluk Islam, hubungan dia dengan ibunya tidak ada masalah. Bahkan, ibunya pernah mengunjunginya di Palestina dan bermain dengan cucu-cucunya, anak dari Mirela dan Suleiman.

Baik secara langsung maupun tidak langsung, ibunya tak pernah menolak keputusannya memeluk Islam. Demikian juga dengan sikapnya selama ini. Setelah menikah, Mirela memutuskan tinggal di Palestina. Meskipun dia harus tinggal di bawah pendudukan militer yang keras.

Dia tidak berpikir untuk kembali ke Rumania, meskipun di negara asalnya hidup akan lebih tenang dan nyaman. Mirela mengakui bahwa hidup di Palestina, dia melihat banyak pendindasan.

Baginya kebebasan tidak ada karena adanya pembatasan penduduk. Namun, menurut dia, kesabaran dan penderitaan di dunia akan dibalas di akhirat. Dia percaya bahwa Allah akan memberikan pahala orang-orang yang sabar dengan surga.

Dia juga meyakinkan wanita Muslim sesamanya di Palestina dan wilayah Arab umumnya bahwa Islam memiliki segalanya untuk membuat semua orang bahagia. Sehingga, setiap orang dapat menjalankan kehidupan dengan tenang. Umat Islam harus percaya diri dengan keyakinannya, termasuk ajaran Islam yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, bukan berarti Mirela merendahkan atau meremehkan negara lain atau umat lain. Baginya tidak semua yang ada di negara Barat buruk. Dia memuji bahwa orang-orang Barat sangat menghargai waktu dan memiliki hal positif lainnya.

Namun, terkait aspek wanita, terlalu banyak hal negatif di negara Barat untuk melemahkan nilai wanita. Sehingga, tidak perlu meniru seluruh kepribadian dan gaya hidup negara Barat seluruhnya.

https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/18/11/16/piamq9313-manuela-mirela-tanasecu-memilih-islam-dan-palestina-part2

 

Melon, Semangka, Mangga

MAMHTROSO.COM -- Masyarakat sangat akrab dengan melon, semangka, dan mangga. Ketiga buah itu sangat mudah dijumpai, enak dibuat jus, dan harganya terjangkau. Buah-buahan ini sekarang bisa ditanam tanpa tanah, di pot. Semua rumah bisa punya tanaman ini, supaya tak harus beli.

Cara menanam buah-buahan di pot ini bagaimana? Tulisan ini bukan untuk mengajarkan cara menanamnya. Saya hanya memberi inspirasi bahwa di setiap rumah sangat bisa punya tanaman melon, semangka, dan mangga meski tidak ada pekarangannya. Cukup di pot, dirawat yang benar. Insya Allah bisa berbuah.

Kalau sudah berbuah, bisa dibagikan kepada tetangga, jamaah di masjid, kawan-kawan kantor. Bisa juga dikiloin, lalu dijual sambil berolahraga akhir pekan. Lumayan, sehat, dan menambah duit.

Saya mengajak kawan-kawan semua yang sudah akrab dengan buah ini untuk membayangkan sedikit melon masak, semangka masak, mangga masak, dan dari varietas yang bagusnya. Ranum buahnya, bagus warnanya, wangi aromanya, sedap rasanya. Dan, yang segar, airnya banyak.

Saat Anda memotong dan mengupasnya jadi bagian kecil-kecil, ada tetesan air buahnya yang jatuh. Bila memotongnya di atas keramik putih maka ada tetesan air warna hijau untuk melon, merah untuk semangka, dan kuning untuk mangga. Bila Anda tidak hati-hati dan memakai baju putih, tetesan itu bisa jadi noda di baju Anda. Minimal membasahi pisau dan tangan. Bisa, ya, Anda bayangkan?

Untuk mereka yang masih mencintai harta haram dan mereka yang menyenangi harta halal, saya suka bercerita ke anak-anak santri di Pesantren Daarul Qur’an, juga anak-anak saya, keluarga saya tentang pohon dan buah zaqqum. Ini bertujuan agar saya dan mereka hanya mencari yang halal dan hidup hanya dengan yang halal.

Di dalam surah al-Waqiah disebutkan, “La-akiluna min syajaratin min zaqqum (pasti mereka akan memakan buah zaqqum). Fama-li-una minhal buthun (maka akan penuh perutmu dengan buahnya). Fasyaribuna ‘alaihi minal hamim (setelah itu kamu akan meminum air yang sangat panas). Fasyaribuna syurbal him (maka kamu minum seperti unta yang kehausan). Hadza nuzuluhum yaumaddin (sebagai hidangan untuk mereka di hari pembalasan).” (QS al-Waqiah: 52-56).

Lalu, adalah hadis Rasulullah, “Law anna qithratan minazzaqum qatharat/quthirat fi darid-dunya lafsadat ‘ala ahlid-dunya ma’ayisyahum (jikalau setetes dari buah zaqqum menetes atau diteteskan di dunia, maka rusaklah seluruh kehidupan dunia).” (HR An-Nasai, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

Sekarang bayangkan, jika setetes saja dari zaqqum jatuh ke dunia maka dunia ini akan hancur. Bagaimana jika kita memakan buahnya dan meminum airnya? Masya Allah. Sungguh, saya sudah membawa Anda akan buah melon, semangka, mangga, yang bila kita kupas kulitnya, potong buahnya, tentu ada air yang menetes. Maka, inilah permisalannya.

Semoga hati dan pikiran saya bisa memahami, kemudian menginsyafi. Semoga kita semua hanya mencari dan makan yang halal supaya tidak dihidangkan Zaqqum di neraka nanti. Tulisan mendatang kita bahas sedikit tentang apa dan sifat pohon zaqqum itu. Insya Allah. Wallahu a’lam.

https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/18/11/12/pi2npr313-melon-semangka-mangga

Berlangganan RSS feed