Masuk

Film ini Luruskan Pemahaman Inggris Tentang Islam

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Kumandang adzan terdengar begitu samar. Tak lama, datang seorang pria dengan mimik wajah serius. Entah, apa maksud dibalik mimik wajah itu.

Ada penafsiran mengerucut; si pria sedang didera amarah. Kesimpulan itu ternyata salah besar. Wajah itu ternyata menunjukan rasa bangga. Kebanggaan seorang Muslim menjadi bagian dari satu bangsa besar yakni Inggris!

Ya, itulah satu adegan dalam film berjudul "Combination" (Kombinasi) yang bakal dirilis Media Cultured, organisasi yang menaruh perhatian pada penyampaian pesan positif di media sosial dan film.  

Film ini merupakan satu bentuk kampanye perdamaian yang diinisiatifkan media cultured sebagai respon terhadap pemanfaatan media komunikasi yang kerap diarahkan untuk memperuncing perbedaan.

Untuk tujuan itulah,  pembesut film ini Amjid Khazir, rela turun langsung berkomunikasi dengan masjid-masjid lokal dan kelompok agama nasional guna memberikan pemahaman yang benar terkait pemanfaatan media komunikasi. "Kami berusaha untuk mencapai satu bentuk integrasi dan toleransi dalam masyarakat di dunia maya. Satu hal yang diabaikan pemerintah. Kalau anda ingin mendefisinikan masyarakat yang besar, itulah maksudnya," kata dia seperti dikutip Guardian.co.uk, Rabu (26/12).

Dalam film ini, atlet tinju Inggris Imran Naeem turut ambil peran. Ia sengaja dipilih sebagai model yang akan menggambarkan bagaimana sebenarnya kisah Islam dan Muslim di Inggris. "Ia seorang yang fantastis. Ia juga sangat menentang xenophobia," puji Khazir.

Setelah film ini, Khazir akan melanjutkan usahanya itu dengan membuat satu film lain. Film itu nantinya akan membahas masalah jilbab. "Jilbab bukan sepotong pakaian yang menyebabkan pecah belah, perbedaan atau segregasi," ucap dia.

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/12/12/26/mfmrt8-film-ini-luruskan-pemahaman-inggris-tentang-islam

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.