Masuk

Muslim dan Yahudi Australia Berbagi Ruang Pemakaman

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY -- Kurangnya lahan pemakaman, menjadi masalah utama yang dihadapi komunitas Muslim dan Yahudi Australia. Kondisi itu mendorong kedua komunitas bekerja sama guna menemukan solusinya.


Kerjasama itu berbuah manis. Kedua komunitas sepakat berbagi ruang pemakaman. “Kerjasama ini menunjukan kemauan besar masyarakat Australia untuk bekerjasama,” komentar Perwakilan Komunitas Muslim, Ahmad Kamaledine, seperti dikutip Haaretz, Rabu (15/5).

Sebelumnya, pemerintah lokal mengalokasikan ruang pemakaman 3,3 hektar di Rookwood, Necropolis. Alokasi itu memang tidak spesifik ditujukan kepada komunitas tertentu. Selanjutnya, kedua komunitas memandang itu sebagai peluang.

Perwakilan komunitas Yahudi, Yair Miller mengatakan, pembagian ruang pemakamam merupakan bukti konkret hubungan yang harmonis antar kedua belah pihak. “Kami memiliki hubungan yang mesra,” katanya menjelaskan.

Miller mengatakan, komunitas Yahudi dalam memandang masalah ini mengedepankan solusi jangka panjang.  Wujud dari implementasi pandangan Yahudi soal keterbatasan ruang pemakaman adalah membaginya.

Dari kerjasama yang ditekan kedua belah pihak, dari kapasitas ruang yang ada, komunitas Muslim mendapat 4.000 petak ruang makam sementara Yahudi hanya 2.700 petak. Nantinya, sebuah jalan akan dibangun untuk memisahkan kedua makam.Kendati dipuji berbagai pihak, ada kalangan tertentu yang menolak kerjsama itu. “Saya tidak senang dengan itu,” komentar warga Sydney dari komunitas Yahudi.

Mantan Presiden Dewan Eksekutif Yahudi, Jeremy Jonas mengatakan kerjasama itu merupakan hal yang mustahil dilakukan. Populasi kedua komunitas di negara bagian New South Wales cukup besar. Menurut sensus terakhir, populasi Muslim mencapai 168.788 dan populasi Yahudi mencapai 45.000 jiwa.

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/13/05/15/mmueun-muslim-dan-yahudi-australia-berbagi-ruang-pemakaman

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.