Masuk

Van Klaveren: Memeluk Islam itu Serasa Kembali ke Rumah

MAMHTROSO.COM -- Agama ini begitu sempurna karena mengatur berbagai dimensi manusia, mengakomodasi potensi akal, dan mengedepankan kemajuan kehidupan.

Joram van Klaveren merupakan juru kampanye dan anggota parlemen Belanda yang dikenal anti-Islam. Empat tahun dihabis kannya untuk mewakili partai konservatif yang peting ginya masyhur sinis terhadap Islam: Geert Wilders.

Beberapa kebijakan anti-Islam van Kla veren adalah membuat larangan memakai burqa dan pembangunan masjid di Belanda. Pada akhir 2014, pria muda ini membentuk partai politik konservatif, tapi bubar pada 2017 setelah gagal di pemilihan umum. Organisasi itu juga mengalami masalah keuangan.

Keislamannya mengikuti jejak Arnoud van Doorn, mantan anggota partai lainnya, yang menjadi Muslim pada tahun 2012. Van Klaveren menyatakan telah memeluk Islam pada 26 Oktober tahun lalu. Saat itu dia meneliti sebuah buku anti-Islam. Di tengah penelitian itulah dia sampai pada kesimpul an, tak mungkin membohongi hati nurani tentang kebenaran Islam. Agama ini begitu sempurna karena mengatur berbagai dimensi manusia, mengakomodasi potensi akal, dan mengedepankan kemajuan kehidupan.

"Saya pikir, jika semua yang saya tulis sejauh ini benar dan jika saya percaya semua itu maka saya secara de facto adalah se orang Muslim. Saya menemukan faktafakta yang jauh dari asumsi selama ini," katanya.

Pada awalnya dia kecewa karena ternyata pemikirannya selama ini salah mengenai Islam. Setelah menemukan hakikat agama ini, sadarlah dia bahwa Islam memang agama yang benar.

"Memeluk Islam itu rasanya seperti kembali ke rumah, tempat yang paling damai di dunia ini."

https://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/19/02/18/pn484t313-van-klaveren-memeluk-islam-itu-serasa-kembali-ke-rumah

Banyak orang beranggapan, bahwa Van Klaveren sengaja memeluk Islam demi meningkatkan penjualan bukunya berjudul Apostate: From Christianity to Islam in the Time of Secular Terror.

Setelah memeluk Islam, justru dia mendapat dukungan penuh dari keluarga terutama istrinya. Karena, selama ini is trinya sangat menolak pandangan anti-Islam. Namun, orang tuanya dalam hal ini ibunda tidak senang dengan kabar tersebut.

Dia juga mendapatkan banyak kritik dari media lokal. Meski telah menjadi mualaf dia belum mengubah namanya seperti nama Muslim kebanyakan.

Dia lebih memprioritaskan untuk membaca dan memahami Alquran dari buku yang biasanya digunakan oleh anak-anak. Politisi ini mengatakan, setelah memeluk Islam, dia tidak ingin memaksakan agama kepada anak-anaknya.

"Saya tidak pernah ingin memaksakan agama Kristen dan saya juga tidak akan melakukannya dengan Islam."

Pilihannya untuk bersyahadat didu kung oleh cendekiawan Muslim asal Inggris Abdal Hakim Murad (Timothy John Winter). "Jika ini benar-benar bukan bagian dari iklan untuk mempromosikan bukunya, maka itu benar-benar merupakan pilihan yang luar biasa bagi seseorang yang banyak bicara tentang Islam," kata co-founder mantan partai Jan Roos.

Sebelumnya Joram pernah me nyebut Islam sebagai sebuah penyakit endemik yang melanda Belanda dalam se ratus tahun terakhir. Selama menjadi politisi Van Klaveren melakukan kampanye tanpa henti melawan Islam di Parlemen Belanda.

Hidayah semakin jelas masuk ke dalam hatinya setelah mengetahui bah wa dia memiliki lebih banyak kesamaan dengan Islam. Pemahaman yang selama ini berasal dari diskusi internal partai bukan seperti yang dipikirkannya. Jauh dari kebenaran.

https://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/19/02/18/pn484t313-van-klaveren-memeluk-islam-itu-serasa-kembali-ke-rumah-part1

Joram tumbuh dalam keluarga Protestan. Dia mengaku sangat menyesal telah ikut serta melakukan pencitraan palsu terhadap Islam.

Wujud penyesalannya, dia telah membuang proyek bukunya terkait sinisme terhadap Islam. Lalu, dia menulis buku lain yang berisi tentang argumennya melawan kritikus Islam.

Joram mengaku salah ketika menga nalisis Islam terutama saat menjadi anggota parlemen. Dia juga me nyalahkan dunia yang masih menya lahkan Islam atas kejahatan yang terjadi saat ini.

Sebenarnya pilihan politik anti- Islam merupakan kebijakan partai ketika terjadi sesuatu yang salah. Islam selalu dijadikan kambing hitam.

Setelah dia menjadi mualaf, Joram tidak harus menjadi seorang yang selalu mengkritik kebijakan peme rintah. Banyak ideologi lama yang masih dipegangnya meski menjadi mualaf. Pilihan Islam merupakan hak personal.

Dia mencontohkan beberapa pihak yang mempertanyakan pandangannya terkait gay, Suriah, dan anjing. Itu jelas karena sejak lama dia menjadi seorang provokator terutama dalam menambah citra buruk terhadap Islam.

Kini dia harus menghadapi sendiri pandangan anti-Islam yang dahulu dia lakukan. Dahulu mantan atasannya: Geert Wilders sangat kritis tentang mualaf dan sering mengirimkan cuitan gambar bendera Arab Saudi. Dia bahkan secara gamblang menulis untuk siapa kritiknya ditujukan.

https://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/19/02/18/pn484t313-van-klaveren-memeluk-islam-itu-serasa-kembali-ke-rumah-part2

 

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.