Masuk

Zulkarnain, Penguasa Timur dan Barat (2)

REPUBLIKA.CO.ID, Zulkarnain menjadi raja yang wilayah kekuasaannya membentang luas, menyatukan Dunia Barat dan Timur.

Dia melakukan banyak penjelajahan ke berbagai penjuru Bumi dan Allah memberinya hak untuk menghukum kaum yang ingkar terhadap Allah di setiap tempat yang dikunjunginya.

Dia juga membangun sebuah dinding pemisah yang sangat tinggi terbuat dari besi dan tembaga. Dinding itu dibangun di sebuah lembah atas permintaan sebuah kaum untuk menghindarkan diri dari kejahatan kaum Ya’juj dan Ma’juj atau Gog Magog.

Zulkarnain menolak bayaran yang ditawarkan kaum tertindas tersebut. “Kekuasaan dan kekayaan yang Tuhanku jadikan aku menguasainya, lebih baik dari bayaran kamu. Oleh karena itu, bantulah aku dengan tenaga kamu beramai-ramai, aku akan bangun antara kamu dan mereka sebuah tembok penutup yang kukuh.”

Selain bantuan tenaga, Zulkarnain juga meminta kaum tersebut membawa besi dan tembaga sebagai bahan baku pembuatan tembok tersebut. “Tiuplah dengan alat-alat kamu sehingga apabila ia merah menyala seperti api, bawalah tembaga cair supaya aku tuangkan atasnya,” ujarnya.

Namun, Zulkarnain mengingatkan bahwa tembok itu hanya bersifat sementara. Suatu saat kaum Ya’juj dan Ma’juj bakal mampu melewatinya ketika tembok itu runtuh.

“Ini ialah suatu rahmat dari Tuhanku. Apabila sampai janji Tuhanku, Dia akan menjadikan tembok itu hancur lebur dan adalah janji Tuhanku itu benar,” kata Zulkarnain.

Hingga kini, belum ada temuan arkeologis yang menunjukkan di mana tepatnya lokasi tembok itu dibangun. Namun, beberapa mufasir kontemporer berpendapat lokasi tembok itu berada di Ngarai Daria yang terletak di perbatasan Rusia dan Georgia.

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/11/12/mddp4j-zulkarnain-penguasa-timur-dan-barat-2

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.