Masuk

Karya-Karya Imam Nawawi

MAMHTROSO.COM -- Karya-karya Imam Nawawi terdiri atas tiga macam. Pertama, karya yang selesai sempurna penulisannya, seperti Syarh Muslim, al-Roudhoh, Riyadh al-Sholihin. Kedua, karya yang belum selesai karena beliau telah wafat lebih dulu, seperti al-Majmu Syarh al-Muhadzab, Syarh al-Wasith dan Syarh al-Bukhori.

Ketiga, karya yang dihapus karena alasan-alasan tertentu. Beberapa alasan Imam Nawawi menghapus karyanya itu antara lain khawatir tidak ikhlas saat menulis, beberapa tulisan masih belum matang, dan tidak ada waktu untuk mengecek ulang.

(Baca: Mengenal Kitab Riyadh al-Sholihin)

Salah seorang muridnya yang setia, Ibnu al-Athor, bercerita tentang hal ini. ''Pernah sekali Syekh Imam Nawawi meminta saya menjual kertas-kertas--jumlahnya sekitar seribu-an kertas--yang berisi tulisan-tulisan beliau. Namun, kemudian malah menyuruh saya menghapus tulisan yang ada di kertas-kertas tadi. Dan, saya takut jika tak melakukan perintahnya. Maka, saya pun harus tata. Namun, sekarang saya menyesal,'' jelas Ibnu Al-Athor.

Imam ad-Dzahabi menuturkan, secara umum gaya kepenulisan Imam Nawawi dalam kitab-kitab karangannya lebih sederhana daripada ucapannya sehari-hari. Karena bahasanya yang mudah dan sederhana, tidak sedikit ulama yang hafal di luar kepala karya-karya beliau, seperti Ibnu Malik an-Nahwi yang hafal al-Manhaj.

http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-digest/16/12/31/oizxue313-karyakarya-imam-nawawi

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.