Masuk
MA Matholi'ul Huda Troso

MA Matholi'ul Huda Troso

Seorang web administrator, reporter, dan penulis berita di MA Matholi'ul Huda Troso.

Surel situs web: http://www.mamhtroso.com/

Makna Air Mata

MAMHTROSO.COM -- Dalam mengarungi romantika kehidupan, terkadang seseorang menitikkan air mata tatkala memperoleh kebahagiaan, maupun ketika menghadapi persoalan hidup yang pelik. Tentu, tidak ada salahnya bila seseorang menitikkan air mata terhadap kebahagiaan dan musibah yang menimpanya. Sebab, Nabi Muhammad SAW pun pernah menitikkan air mata ketika melepas kepergian putra tercintanya, Ibrahim, untuk selama-lamanya.

Rasulullah menjawab, "Wahai Ibnu Auf, sesungguhnya itu merupakan ungkapan rasa kasih sayang." Kemudian, Rasulullah mengulang kembali perkataannya, "Sesungguhnya mata memang meneteskan air mata dan hati merasa sedih. Namun, kami tidak mengucapkan sesuatu kecuali kalimat yang diridhai oleh Allah SWT. Dan sesungguhnya kami semua merasa sedih untuk berpisah denganmu wahai Ibrahim."

Kisah ini hendak mengingatkan dalam batas yang wajar air mata kesedihan boleh ditumpahkan, tetapi harus diiringi dengan melafazkan kalimat-kalimat yang diridhai Allah. Selain itu, tangisan air mata juga harus diiringi dengan tindakan dan perbuatan yang diridhai Allah SWT.

Ibnu Abbas RA meriwayatkan, "Ada dua mata yang tidak akan disentuh oleh api neraka. Yaitu mata yang menangis di pertengahan malam karena takut kepada Allah dan mata yang terjaga di jalan Allah." (HR Tirmidzi). Hadis ini menjelaskan bahwa air mata yang mengalir karena takut kepada Allah SWT dan karena berusaha konsisten di jalan Allah termasuk air mata yang tidak tersentuh api neraka.

Selain itu, air mata mengalir juga disebabkan seseorang yang mendengar, membaca, dan mengkaji Alquran. Sebagaimana Allah SWT berfirman, "Dan apabila mereka mendengarkan apa (Alquran) yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri), seraya berkata, "Ya Tuhan, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Alquran dan kenabian Muhammad)." (QS al-Maidah [5] : 83).

Menurut hasil penelitian dan beberapa ilmuwan, air mata yang tertumpah itu mengandung beberapa manfaat, di antaranya; dapat membantu daya penglihatan menjadi lebih baik, meminimalisasi gangguan bakteri dan racun pada tubuh, menjaga kesehatan hidung dalam membantu pernapasan, meningkatkan motivasi hidup (mood) untuk lebih bahagia dan berprestasi, termasuk membantu meredakan gangguan ketegangan, frustasi, putus asa, dan stres.

https://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/19/02/14/pmw3rr313-makna-air-mata

 

  • Diterbitkan di Oase
  • 0

11 (Sebelas)

Tuhanku
berulang kali ku memanggil-Mu
tapi tak habis
beribu bayangan bisu
tambah bertimbun, tambah berduyun
karena setiap kali selalu muncul engkau
dan engkau yang baru
karena setiap kali selesai memanggil
baru kutahu
bahwa yang kupanggil bukanlah
Engkau.
Tuhanku,
berulang kali ku memanggil-Mu
berulang kali pula Engkau datang
memenuhi rinduku
yang menggigil
tapi tak juga tiba
bunga Kasihku
karena begitu Engkau muncul
sebagai Engkau yang kupanggil
tiba-tiba
Engkau
bukan lagi Engkau
yang kupanggil.

https://www.caknun.com/2019/11-2/

 

10 (Sepuluh)

Tuhanku
sejak bapak ibu mulai bercinta
jauh sebelum aku ada, tahukah Engkau kekasihku
bahwa aku telah merindukan
wajah-Mu?
ibu menggendongku dengan segenap tumpahan cinta
yang lebih mahal daripada mati hidupnya
dan bapak menyusun rencana
menyediakan cita-cita.
alam
di darahku
mengalirkan sabda
tubuhku dibungkus adat
kezaliman, momok dan bayangan surga
oleh guru dan tetangga
kini, Tuhanku
sesudah besar aku nangis
diam-diam nangis
dengan cara tertawa, mabuk, gila, alpa
bahkan mendurhaka
sebab tahu kelahiran hanya ci-luk-ba
sebab kekasih yang sebenarnya
menungguku
di semesta jiwa
Tuhanku
ibu hanyalah sebuah pintu
berdinding kabur
gelap di belakangnya
dan di depan: keasingan mendera.

https://www.caknun.com/2019/10-2/

 

Berlangganan RSS feed