Masuk

Patuh

Allah mengatakan bahwa Ia patuh kepada hamba-Nya yang mematuhi-Nya. Kalau kita berpendapat Ia pelit, maka Ia menahan rezeki-Nya atas kita. Kalau kita yakin dan gembira bahwa Ia Maha Pemurah, maka Ia limpahkan rezeki-Nya, meskipun tidak harus berwujud hal-hal yang menurut konsep manusia disebut rezeki.

https://www.caknun.com/2018/patuh/

Lebih lanjut dalam kategori ini: « Pemimpin Intelektual Telaga Maiyah »

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.