Masuk

Puasa Kematangan Sosial

Ada yang menafsirkan puasa Ramadlan adalah training untuk perbaikan watak manusia, mentalnya, akhlaknya, juga dengan demikian komitmen sosialnya. Sehingga dengan disiplin dan pengalaman puasa manusia menjadi lebih matang secara pribadi maupun sosial. Menjadi lebih luas pikirannya, lebih arif mentalnya, lebih dewasa budayanya, serta lebih mendalam rohaninya. Ketika mengalami bersama-sama sekian puluh kali Ramadlan, siapakah di antara kita yang menjumpai fakta di masyarakat dan ummat bahwa analisis itu benar adanya?

https://www.caknun.com/2018/puasa-kematangan-sosial/

Lebih lanjut dalam kategori ini: « Jaga Jarak Ya Akbar Tak Pandai Berpuasa »

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.