Masuk

Kenyang dan Lapar

Semua makhluk hidup butuh makan, menjalani garisnya, menjawab laparnya.
Tentu yang memakai bidang (akal)-nya akan lebih mudah mencari jawabannya.

Setelah kenyang garisnya, banyak yang kemudian terus mencoba mencari “kenyang” bidangnya.
Tentu pula yang memakai ruangnya seharusnya akan lebih mudah mencari “kenyang” bidangnya.

Setiap kenyang adalah perjalanan menuju lapar berikutnya.
Lalu, apakah kita diperbudak “lapar”?
Ataukah ruang sudah menyadari bahwa “lapar” hanyalah sarana perjalanan?

Sabrang Mowo Damar Panuluh

https://www.caknun.com/2018/kenyang-dan-lapar/

Lebih lanjut dalam kategori ini: « Lapar dan Gatal Membangun Rumah Pemahaman »

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.