Masuk

Modal Essensial Tafsir

Modal esensial bagi penafsiran ayat-ayat Al-Qur`an bukan penguasaan tata bahasa Arab dan ilmu-ilmu alat lainnya. Yang paling penting dan utama adalah kebersihan jiwa, kelapangan dada, kebebasan dari hawa nafsu dan hasrat-hasrat egois, serta memiliki kejujuran. Dengan begitu, hasil penafsirannya menciptakan kebijaksanaan dan kearifan.

Boleh jadi inilah yang dimaksudkan Tuhan dalam Al-Baqarah 282: “Bertakwalah dan Allah akan mengajarkanmu”. Jangan pernah mengandalkan dirimu dalam memahami pesan-pesan Allah dalam kitab suci-Nya. Biarkan Allah memberitahumu makna yang dikehendaki-Nya–jika dirimu sudah bersih dan kompatibel.

Dr. Muhammad Nursamad Kamba

https://www.caknun.com/2018/modal-esensial-tafsir/

 

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.