Masuk

Ketika Disesatkan Tuhan

Manusia tidak memerlukan otoritas keagamaan untuk menunjukkan jalannya kepada Tuhan. Sebab, hanya Tuhan yang kuasa memberi petunjuk. Tuhan bisa juga menyesatkan manakala manusia tidak tertib mengikuti jenjang perjalanan yang sudah disiapkan Tuhan baginya–ketika manusia mengabaikan akal sehat, tidak mengembangkan intuisinya, nuraninya mati, serta tidak punya selera berketuhanan.

Dr. Muhammad Nursamad Kamba

https://www.caknun.com/2018/ketika-disesatkan-tuhan/

 

Lebih lanjut dalam kategori ini: « Bukan Gembalaan Al-Qur'an dan Ma'iyatullah »

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.