Masuk

Karakter

Menurut KBBI, karakter atau watak adalah sifat batin yang memengaruhi segenap pikiran, perilaku, budi pekerti, dan tabiat yang dimiliki manusia. Kemendikbud mengimplementasikan penguatan karakter penerus bangsa lewat gerakan Penguatan Pendidikan Karakter sejak 2016. Lima nilai prioritas bersumber dari Pancasila yang diterapkan; yaitu religius, nasionalisme, integritas, kemandirian, dan kegotongroyongan.

Pertanyaannya, bagaimana melaksanakannya kalau sistem belajar di sekolah umumnya berbasis mata pelajaran, penganut kompetisi, penghamba lomba dan ujian—guru jadi pusat pengetahuan, apalagi ujung-ujungnya terjemahan itu semua hanyalah “mata pelajaran karakter”. Padahal karakter merupakan output, akibat dari lingkungan kehidupan.

Apalagi jika dikelola dengan sistem proyek. Bisa jadi praktek akan berseberangan dengan nilai-nilai itu karena bukan berangkat dari membangun prasyaratnya. Satu contoh yakni “Gotong Royong”—apakah mungkin gotong royong akan hidup bila pendidikan sudah masuk kubangan perangkap menjadi komoditas? Kita lihat saja.

Kiai ToHar

https://www.caknun.com/2018/karakter/

Lebih lanjut dalam kategori ini: « Sekolah Gajah Merdeka (1) »

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.