Masuk

Kuliner (3)

Peran buku resep sebagai perekat ikatan imajinatif berfungsi mengobarkan emosional dan kesadaran untuk menjadi Indonesia—tentunya sangat bersinggungan dengan sebuah mode kapitalisme yang menjadi primadona pada saat itu, yakni kapitalisme percetakan.

Kapitalisme percetakan membuat sebuah “ritual” baru. Produk cetak (buku dan koran) menjadi sebuah wahana fiktif bagi pembaca untuk berimajinasi seakan dunia itu bisa mengakar secara kasat mata pada realitas keseharian.

Kiai ToHar

https://www.caknun.com/2018/kuliner-3/

 

Lebih lanjut dalam kategori ini: « Kuliner (2) Benar-Benar Dekat dan Mencintai Allah »

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.