Masuk

85 (delapan puluh lima)

Tuhanku
kukasihi ia sebab menderita
di atas ketidakmengertian dan kekurangannya
kujaga nyawanya sebisa-bisa
sebab diketukkan palu sengsara
Kau anugerahkan cahaya.
Tuhanku,
kelemahan ialah kekuatan yang besar
ringkih hidupnya menjelma jadi raksasa tegar
jika mesti kuberikan ini nyawa
sebagai tumbal darah sukmanya
maka inilah kesempatan
membagi hidupku, dengan-Mu.

https://www.caknun.com/2019/85/ 

Lebih lanjut dalam kategori ini: « 84 (delapan puluh empat) 86 (delapan puluh enam) »

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.