Masuk

89 (delapan puluh sembilan)

Tuhanku
di hadapan-Mu, apa yang bisa kubanggakan?
aku hadir dari sebuah kata
yang berbunyi: bukan
aku lahir di pulau bukan
dibesarkan oleh bapak ibu bukan
pergi aku meninggalkan bukan
tiba di seberang hutan bukan
kuperah jiwa demi bukan
tak terhitung langkah untuk bukan
kusangka ya tapi bukan
kusangka bukan ternyata bukan
melompat dari bukan ke bukan
mendoakan bukan malah dikutuk bukan
terkapar di hutan bukan
waktu mencintai bukan
akhirnya hanya tinggal bukan
: satu mata sepi
Sembahyang cemas
akan Bukan

https://www.caknun.com/2019/89/

 

Lebih lanjut dalam kategori ini: « 88 (delapan puluh delapan) 90 (sembilan puluh) »

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.