Masuk

42 (Empat Puluh Dua)

Tuhankusemangatku kepada-Muadalah setinggi-tingginya cintayang pernah kupunyatapi jika tak henti-henti kuketukipintu-Mubukanlah karena aku ingin melarikan diridari dunia yang menjauhi-Mu…
  • 0
  • Baca: 13 kali

41 (Empat Puluh Satu)

TuhankuEngkaukah itu?Tuhankujangan ada suarayang lirih pun juaagar sunyi terjaga.wahai jangan ada suarajangan seorang pun menyapasegala percakapansegala lembut percintaan,…
  • 0
  • Baca: 14 kali

40 (Empat Puluh)

Tuhankuaku takut Kau tinggalkansendiri di kamar ini.jika Kau pergitak hilang bayang di matakujika Kau berlalujikapun padam lampu-lampumakin mendesak…
  • 0
  • Baca: 16 kali

39 (Tiga Puluh Sembilan)

Tuhankuayo kemarilihat betapa ngungunaku sendirilihat betapa tinggi hatiabad mabuk ini.Tuhankujiwaku tersungkurayo kemaritenggelamberdansa alpabunuh dendamdepak nestapaTuhankuini gelas apipingsan pikirankoyak…
  • 0
  • Baca: 15 kali

38 (Tiga Puluh Delapan)

TuhankuEngkau senantiasa bangun dalam tidur-MuEngkau senantiasa bersabda dalam diam-MuEngkau senantiasa kasih dalam teka-teki-Mubeberapa saat saja, hentikan waktupusatkan seluruh…
  • 0
  • Baca: 14 kali

37 (Tiga Puluh Tujuh)

Tuhanku bagai Engkau, kusediakan cinta kasih bagi segala hal yang tak beres, bagi racun-racun, para musuh dan pengkhianatan,…
  • 0
  • Baca: 20 kali

36 (Tiga Puluh Enam)

Tuhanku kukira telah tiba saatnya Kau musnahkan segenap setan sebab kami telah pandai menciptakan setan-setan di dalam diri…
  • 0
  • Baca: 18 kali

35 (Tiga Puluh Lima)

Tuhanku telah kami warisi kanker zaman kepala buat berjalan kaki untuk mimpin sidang. https://www.caknun.com/2019/35/
  • 0
  • Baca: 17 kali
Berlangganan RSS feed