Masuk

Jangan Mensyaratkan Perubahan Di Luar Agar Anda Bersedia Berubah

Apakah yang sudah kita jadikan atas diri kita sendiri - sampai saat ini?

Berbahagia kah kita dengan yang sudah kita capai?

Atau, apakah pengertian kita tercampurkan antara kebahagiaan dan ketenangan karena ketidak-sadaran tentang ke-mandeg-an?

Apakah jadinya kita - nanti, adalah hasil dari rencana kita sendiri?

Ataukah kita menyerahkan apa jadinya hidup ini - kepada rencana-rencana orang lain?

Atau, apakah kita membiarkan hidup ini menjadi apa pun jadinya nanti - bukan sebagai sebuah keputusan filosofis yang tegas,

tetapi

sebagai sebuah ke-terserah-an kepada kehidupan yang tidak bisa di-sebut gagal tetapi belum juga bisa disebut berhasil?

Lalu, mohon Anda perhatikan yang satu ini; bila kita meninggalkan kehidupan ini suatu ketika nanti - sebagai apakah kita ingin diingat?

Maka,

Janganlah mensyaratkan perubahan di luar agar Anda bersedia berubah.

Tidak ada perubahan yang bernilai di luar, jika tidak ada perubahan yang berarti di dalam.

Dan berubahlah bukan hanya dengan ukuran yang lebih besar,
tetapi terutama dengan kecepatan yang lebih tinggi dari kecepatan Anda kemarin.

………

Mudah-mudahan Tuhan melimpahkan kejernihan pikiran dan kebeningan hati kepada kita, yang kemudian meledakkan upaya-upaya untuk menjadikan diri kita sehebat yang direncanakan oleh Tuhan. Dan mudah-mudahan persahabatan kita menjadi lahan bagi silaturahmi yang memungkinkan tercapainya ledakan-ledakan upaya itu bagi kita semua.

Sumber: http://http://marioteguh.blogspot.com/

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.