Masuk

Tidak Berhenti Sebelum Mencapai Tujuan

MAMHTROSO.COM -- Salah satu cara memastikan langkah usaha meraih sukses adalah dengan tahu tujuan. Apa yang bisa kita maksimalkan dengan menentukan tujuan?

Tanyakan pada orang yang paling Anda anggap sukses usahanya, berapa kali ia gagal? Hampir bisa dipastikan, tak ada satu pun yang tak pernah mengalami kegagalan. Lalu, tanyakan kembali, mengapa dan bagaimana ia bangkit?

Berbagai jawaban akan muncul. Dari karena tak ada pilihan lagi hingga karena itu memang sudah jadi impian. Ada yang menyebut bahwa usaha yang dijalani sudah nanggung alias kepalang basah, ada pula yang memang benar-benar ngotot ingin membuktikan eksistensinya di dunia usaha.

Hasilnya, ada yang kemudian memang berhasil jadi besar, bahkan sangat besar. Ada pula yang kemudian bertumbangan. Tapi, yang bertumbangan pun, ada yang kemudian beralih pada usaha lain. Tapi, dengan pembelajaran dari yang sudah terjadi, malah jadi lompatan sukses yang luar biasa.

Artinya, kegagalan terbukti—bagi mereka yang mau terus berusaha—justru jadi batu pijakan untuk sukses. Syaratnya memang kadang terasa berat. Tapi, jika terus fokus, berusaha meraih apa yang didambakan, selalu muncul jalan dan berbagai metode, yang kadang acap tak kita duga. Kuncinya satu. Konsisten dan fokus untuk mengejar apa yang ingin diraih. Untuk itu, kita memang harus tahu tujuan kita.

Intinya, orang yang bersemangat baja—pengusaha yang memang sudah menancapkan tekadnya menuju pada sebuah tujuan—tak akan berhenti berjuang sebelum mencapai tujuan. Sebelum mencapai tujuan, berarti memang belum sampai sehingga masih harus terus melanjutkan perjalanan.

Banyak pengusaha yang sudah sukses dalam perjalanan bisnisnya. Tapi, karena ia tahu bahwa tujuannya belum sampai, maka ia terus akan mengejar sukses yang lebih besar. Ujungnya, usaha makin luar biasa dan menggurita ke mana-mana. Lantas, apakah ia akan berhenti? Ternyata tidak, ia kemudian menetapkan tujuan-tujuan lain yang terus ingin diraihnya. Begitu seterusnya.

Tujuan merupakan sebuah “panduan” ke mana kita akan melangkah. Tiap usaha pasti punya tujuan masing-masing. Di sanalah, sebuah usaha yang diperjuangkan sekuat tenaga pasti akan lebih mudah diukur, dievaluasi, diperbaiki, karena sudah tahu ke mana tujuannya.

Bayangkan bila sebuah usaha hanya berdiri, berjalan, berkembang, tanpa arah. Memang, semua itu mungkin saja terjadi. Bahkan, ada yang menyebut beberapa pengusaha beruntung jadi sukses meski mengaku sebelumnya tak punya tujuan mengarah pada kesuksesan usahanya tersebut. Tapi, jika ditelaah lebih jauh, mereka pun sebenarnya punya tujuan, yakni memperbaiki taraf hidup yang berujung pada berkembangnya usaha.

Karena itu, di sini tujuan memang bersifat relatif. Tapi, hampir bisa dipastikan, setiap pengusaha pasti tujuannya masing-masing. Entah itu mengejar target, mengerjakan passion, mewujudkan impian,  berbakti pada lingkungan—semua adalah bentuk tujuan yang dikejar. Dan, karena—disadari atau tidak pasti memiliki sebuah tujuan—mereka akhirnya mampu mengerahkan segenap tenaga dan potensinya untuk meraih sukses yang luar biasa.

Tujuan memang mampu menghadirkan kekuatan. Saat sudah berbelok, ia bisa jadi pertanda untuk kembali ke arah yang benar. Saat melambat, akan membangkitkan semangat guna kembali berjalan lebih cepat. Artinya, tujuan bisa jadi panduan evaluasi, koreksi, dan upaya untuk mencapai hasil lebih baik lagi.

Jika saat ini Anda belum memastikan bagaimana dan ke mana tujuan usaha Anda, segera tentukan! Dengan begitu, usaha akan lebih terarah, sehingga hasil pun akan lebih melimpah.

http://www.andriewongso.com/tahu-tujuan/

Terakhir diperbarui pada Rabu, 25 Mei 2016 07:53

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.