Masuk

Kelana Jiwa


Guratan sendu bercampur baur prahara pilu
Menyembul kepul beban nurani terpikul
Bersendu gita tanpa permata
Jenuh pelan kesalkan kidung kalbu

Guratan gundah menyeduh nafas lelah
Punah daya sang jiwa mengurai kelana
Ilalang bergoyang memaki pulangkan tualang
Singgungnya tergugah ludah patahan asa

Sayup-sayup sepoi bersayu layu,
tanpa kata hanya desir lantas berlalu


Jepara, 22 Mei 2011
Sefi Ariswanto (Chepy)

Terakhir diperbarui pada Selasa, 09 Agustus 2011 10:41
Lebih lanjut dalam kategori ini: « Sketsa Pemimpin Ibu Kami Bukan Kartini »

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.