Masuk

Pertanian dan Cuaca Ekstrim


Akhir-akhir ini kita merasakan adanya perubahan iklim yang sangat hebat pada bumi kita. Di negara kita saja sudah sangat terasa dengan adanya perubahan suhu udara, perubahan suhu laut, perubahan musim, perubahan curah hujan, dan masih banyak lagi yang lainnya termasuk adanya cuaca ekstrim yang sedang melanda negara kita saat ini, semua ini akibat adanya perubahan iklim.

Perubahan iklim yang terjadi saat ini tidak hanya berdampak pada alam saja tetapi juga berdampak pada kehidupan sosial masyarakat, dan yang paling merasakan dampaknya adalah para petani. Bagaimana tidak cuaca yang terjadi saat ini menjadikan banyak petani yang mengalami kerugian, tanaman nereka terendam air dan terancam gagal panen.
Jika ini terus berlangsung maka akan berdampak pula pada aspek yang lain, termasuk aspek ekonomi. Jika para petani gagal panen maka harga bahan pokok naik, dan akan memicu kenaikan harga bahan yang lain.

Belajar dari pengalaman, jika kita lihat data  sepanjang bulan Desember 2010  salah stu pemicu kenaikan harga pangan adalah beras, dari data tersebut diketahui kenaikan harga pangan hingga 2,81 % (data dari vivanews). Selain harga pangan, beras juga memicu naiknya tarif listrik, harga emas, jasa perpanjangan STNK, rokok kretek, dan lain-lain.

Dan semua itu kenaikan harga berawaldari perubahan iklim yang sangat ekstrim dan pertanian.

Lebih lanjut dalam kategori ini: « Jerih Payah Sang Petani Memanfaatkan SDA »

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.