Masuk

Maling

Pada kamis sore, kebiasaan kita adalah pergi ke makam untuk mendoakan keluarga kita yang telah meninggal. Disana ada 2 remaja yang sedang mengendarai motornya sambil melihat motor yang ingin dicurinya.
Remaja A    : Bagaimana kalau kita ambil yang ini saja (menunjukkan ke vixion)
Remaja B    : jangan ambil yang itu, karena terlalu mewah buat kita.
Remaja A    : terus kita ambil yang mana?
Remaja B    : Bagaiamana kalau kita ambil yang ini saja (menunjuk ke astrea)
Remaja A    : (marah) kamu niat atau tidak untuk mencuri, masak kita ambil yang jelek itu?
Remaja B    : baiklah kita ngambil motor yang kamu pilih

kemudian kedua remaja tersebut menuju motor yang akan dicuri.
Peziarah        : apa yang kamu lakukan di sini?
Remaja A    : bingung
Remaja B    : kita hanya duduk saja
Peziarah        : (curiga)

kedua remaja tersebut sesgegera mungkin membuka kunci pengaman.
Peziarah        : (berteriak) tolooonngg 3x . . . ada maling
Pencuri        : (lari dengan sekencang mungkin)
Warga        : bodoh amat pencuri itu, kenapa lari ke sawah
Remaja A    : lho...kenapa kita lari ke sawah?
Remaja B    : mana aku tahu kalau ini jealan ke sawah
Remaja A    : terus motor kita bagaimana?
Remaja B    : hah. . . motor kita ketinggalan (shok)
Warga        : (tertawa terbahak-bahak)

Terakhir diperbarui pada Kamis, 07 Maret 2013 19:13
Lebih lanjut dalam kategori ini: « Masa Remaja Soal Terompet »

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.