Logo
Cetak halaman ini

Indonesia dari Masa ke Masa

Pahlawan adalah seorang pelopor pergerakan Indonesia dengan mempunyai cita-cita yang sangat mulia demi memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Dalam perjuangannya melawan penjajah, berdampak pada kehancuran moral bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, perlu upaya keseimbangan kehidupan, baik dalam kehidupan jasmaniah maupun rohaniah. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka harus ada pertisipasi dari seluruh bangsa Indonesia.

Dikatan bahwa sejak awal pergerakan nasionalisme Indonesia telah banyak berdiri organisasi kepemudaan yang kemudian dapat memberi pengaruh  terhadap alam pikiran para pemuda.

Pada tanggal 30 April 1926 di Jakarta diadakan kongres Indonesia I. Kongres ini dihadiri oleh wakil-wakil organisasi pemuda seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, Jong Islamieten Bond, dll.

M. Tabrani sebagai ketuanya, dengan menghasilkan keputusan penting yaitu "Mempersiapkan kongres pemuda II, serta agar semua perkumpulan pemuda bersatu dalam satu organisasi pemuda Indonessia. 

Dari pihak M. Yamin juga mengusulkan agar bahasa Melayu ditetapkan sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia. Kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan Kongres yang diketuai oleh Soegondo Joyopuspito.

Karena para pemuda yang begitu semangat dalam memperjuangkan kemerdekaan dengan mempunyai jiwa persatuan, rasa bangga, merdeka, memiliki cita-cita yang tinggi. Rasa persatuan dan kesatuan di Nusantara semakin tebal. Puncaknya adalah saat para pemuda dari berbagai penjuru Nusantara mengikrarkan Sumpah Pemuda. 

Ya, tanggal 28 Oktober 1928. Sejak saat itulah, cita-cita terbentuknya satu bangsa da satu negara mulai terpatri. Dalam naskah Sumpah Pemuda, kita telah mengikrarkan bahwa kita adalah satu bangsa, bangsa Indonesia. Kita juga mengakui bahwa kita menjunjung tinggi bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia. Itulah tiga persamaan pokok yang dimiliki bangsa Indonesia. 

Dikenal sebagai hari Sumpah Pemuda (28 Oktober), karena merupakan moment penting dalam sejarah pergerakan Indonesia. Yang pada akhirnya terwujudlah cita-cita, harapan bangsa yaitu Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Sejak saat itu, rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia tidak lagi tergoyahkan. Sehingga para pemuda sebagai generasi perjuangan bangsa harus memiliki cita-cita mengharumkan nama bangsa Indonesia tercinta. Dan disamping itu pula, sebagai generasi muda penerus bangsa harus selalu mengenang jasa para pahlawan, komitmen dalam memperingati hari Sumpah Pemuda pada setiap tanggal 28 Oktober.

Hakcipta © 2015 MA Matholi'ul Huda Troso.