Masuk

Pentingnya Hari Santri (Hikmah)

Hari Santri adalah hari untuk memperingati peran besar kyai dan santri dalam perjuangan melawan penjajah, bertepatan dengan Resolusi Jihad K.H. Hasyim Asy’ari pada tanggal 22 Oktober. Sebab itu, penetapan Hari Santri bukan hanya sebagai agenda kepentingan kelompok tertentu, tetapi untuk kepentingan seluruh bangsa Indonesia yang ketika itu digerakkan oleh Resolusi Jihad, yakni fatwa jihad KH. Hasyim Asy’ari yang menyatakan bahwa membela tanah air dari penjajah hukumnya fardhu 'ain atau wajib bagi setiap orang.

Hikmah adanya hari santri :

1.Dapat dijadikan ingatan sejarah tentang resolusi jihad K.H. Hasyim Asy’ari. Ini merupakan peristiwa penting yang menggerakkan para santri, pemuda, dan masyarakat untuk bergerak bersama berjuang melawan penjajah.

2.Memberikan penghormatan kepada sejarah pesantren, sejarah perjuangan kyai dan santri.

3. Memotivasi bagi generasi muda serta masyarakat untuk lebih giat membangun bangsa dan negara dengan ketakwaan kepada Allah swt.

4.Adanya pengakuan terhadap peran para kyai dan santri dalam membela, mempertahankan, dan menjaga negara kesatuan Republik Indonesia.

5.Mengingatkan kita kembali akan pentingnya peran santri dari zaman ke zaman, sejak zaman penjajahan hingga sekarang.

6.Adanya tradisi dan budaya yang unik bagi santri dalam menyambut hari tersebut. Mereka biasanya menggelar karnaval, arak-arakan atau kirab yang secara psikis akan membangkitkan kembali semangat mereka sebagai seorang santri yang punya peran besar dalam kemajuan bangsa.

Jadi, Sejarah mencatat para santri memanfaatkan  hidupnya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan tersebut . Negara Indonesia dapat dikategorikan sebagai darul Islam (daerah Islam), bukan daulah Islamiyyah (pemerintahan Islam), karena mayoritas penduduk di wilayah ini beragama Islam dan dapat melaksanakan syari’at Islam dengan bebas dan secara terang-terangan.

oleh: Safitri Ayuningsih (XI IPA-1)

#jurnalistik

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.