Masuk

10 Peristiwa Unik yang ada di Pesantren

  1. Asing saat awal masuk di pesantren

Sebenarnya hal ini nggak hanya berlaku di pesantren. Setiap orang yang berada di lingkungan baru pasti akan merasa asing sehingga perlu yang namanya adaptasi. Bagi mereka yang pandai bergaul, hal itu nggak bakalan jadi masalah. Tapi buat mereka yang pendiam, adaptasi di pesantren jadi masalah besar.

  1. Kalau melanggar siap-siap dapat hukuman

Setiap ada aturan pasti bakal ada hukuman bagi yang melanggar. Hukuman di pesantren pun bermacam-macam. Mulai dari menguras bak mandi, menyapu, disuruh berdiri, sampai harus digunduli, menyuci pakaian temannya, dan sebagainya.

  1. Makan bareng-bareng bikin tambah akrab

Karena hidup bersama, maka segala aktivitas santri selalu dilakukan bareng-bareng. Salah satunya adalah makan bareng. Masih berlaku di banyak pesantren, makan biasanya dilakukan dalam satu baki/nampan  tanpa menggunakan alat makan seperti sendok dan garpu.

  1. Antre mandi

Kamar mandi contohnya. Karena jumlah kamar mandi yang nggak sebanyak jumlah santri, maka antre adalah hal wajib yang harus dilalui sebelum masuk kamar mandi. Saling meminta peralatan mandi juga sudah menjadi hal lumrah.

  1. Harus terbiasa hafalan

Hafalan pasti jadi santapan sehari-hari. Jadi jangan heran kalau para santri banyak kena hukuman karena tidak hafalan.

  1. Sandal yang tiba-tiba hilang

Kebiasaan buruk santri adalah pinjam tanpa izin. Udah tahu kalau menggunakan barang tanpa izin itu nggak baik, tapi masih saja tetap dilakukan. Sandal jadi sasaran pertama bagi santri kalau pinjam tanpa izin. Ujung-ujungnya, mereka yang sandalnya hilang bakal ghosob sandal teman juga.

  1. Tidur seadanya dan harus berbagi tempat dengan teman

Pesantren memang mengajarkan kesederhanaan, termasuk dalam hal tidur. Sebagian pesantren memang ada yang menerapkan sistem ranjang untuk tidur. Tapi ada juga pesantren yang sistem tidurnya hanya lesehan di karpet.

  1. Hantu di pondok sudah seperti teman sendiri

Hal yang cukup membingungkan soal pondok adalah kenapa tempat seperti ini banyak banget hantunya. Padahal di dalamnya dipakai untuk mengaji, sholat malam dan sebagainya. Sudah banyak cerita-cerita tentang hantu yang dialami oleh anak pesantren. Terlalu sering sampai akhirnya mereka nggak takut lagi.

  1. Biasanya anak kyai dijodohkan dengan santri yang teladan

Tidak heran kyai ingin menjodohkan anaknya dengan santrinya yang teladan. Karna kyai sudah mengenal santrinya dengan baik. Sehingga anaknya pun di jodohkan.

  1. Bahagia walaupun jauh dari keluarga

Banyak kegiatan positif yang didapatkan dari kegiatan di pondok. Sehingga, keseruan dalam menuntut ilmu, menambah saudara baru bisa menjadi pengobat lara ketika jauh sekaligus mengobati rasa rindu pada keluarga.

oleh: Naniik Suryani (XI IPA-1)

#jurnalistik

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.