Masuk

Hadiah Terindah di Tahun Baruku (Cerpen)

Malam ini adalah malam terakhir ditahun 2017 dan itu artinya tahun akan semakin bertambah, sedangkan kesempatan kita untuk hidup didunia semakin beekurang.

Saat ini aku sedang membantu ibuku membuat camilan untuk persiapan besok pagi. Di keluargaku memang sering diadakan open house, hingga sampai sekarang open house menjadi kebiasaan dalam keluargaku.

Disela sela keasikanku dengan ibuku membuat kue kering, tiba tiba handphone ku berbunyi. Kulirik handphone yang tak jauh dari jangkauanku, ternyata ada pesan masuk dari "Kak Ali", seniorku dulu di kampus yang sekarang merangkap menjadi sahabatku.

Ada yang pernah mengatakan bahwa persahabatan antara 2 orang berlain jenis, pasti salah satu dari mereka yang kalah. Dan dalam masalah ini, akulah yang kalah. Kalah menjaga perasaanku agar tidak mencintainya. Tiba tiba suara mama mengagetkan ku yang sedang melamun saat itu, "dari siapa, Ra?" tanya mama kepadaku.

"Dari, Kak Ali, Ma" ucapku kembali melanjutkan kegiatanku mencetak kue kering.

"Kenapa nggak dibalas? Siapa tau ada hal penting kan?" ucap mama.

"Nggak ah, Ma. Ara takut. Ara takut kalau ntar perasaan yang udah aku coba kubur dalam dalam tiba tiba nongol lagi, gara gara balas chatnya. Nggak ah" ucapku kesal.

"Siapa tahu penting kan? Udah balas aja. Soal perasaan kamu serahkan saja sama Allah. Kalau memang dia jodohmu pasti suatu saat akan hadir dalam kehidupanmu kelak" ucap mama menasehatiku.

"Tapi ma...."

"Eh, lagian kalau balas chatnya Kak Ali, siapa yang bantuin mama buat kue" lanjutku.

"Hm, kebiasaan deh mengalihkan pembicaraan. Tuh handphone kamu bunyi terus tuh" ucap mama.

"Kalau memang nggak ada yang penting, dia nggak bakalan ngirimin pesan ke kamu sampai segitu banyaknya kan" lanjut mama.

"Yaudahlah, aku kedepan dulu ya, Ma" ucapku pasrah. Aku berjalan menuju wastefel untuk mencuci tanganku ,selesai mencuci tangan, aku mengambil handphone ku dan membuka pesan dar Kak Ali.

Assalamualaikum :)

Assalamualaikum :)

Assalamualaikum :)

Dosa lho kalau nggak bales salam

Kenapa nggak bales pesan aku?

Kamu lagi sibuk ya?

Atau kamu marah sama aku? :(

Zahra? Apa kamu lagi sibuk?

Setidaknya balas salam aku :(

Waalaikumussalam.. Ada apa, Kak? Tumben sampe nyepam aku?

Alhamdulillah.. Akhirnya kamu balas juga pesan aku, hehehe

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.