Masuk

Dibalik Bahagiaku (puisi)

Disini aku merasa damai, tentram dan nyaman

Disini aku bisa memujamu dengan sepenuh hatiku

Aku bisa memandang indahnya dunia

Aku bisa bernafas tanpa harus membayar

Aku hanya bersyukur pada-Mu lewat hamparan sajadahku

                        Tapi disana…

                        Ada saudaraku yang masih bergelut dengan asap

                        Bom tak lagi asing ditelinga mereka

                        Rudal siap meluluh lantahkan apapun yang dihantamnya

Sarapan mereka hanyalah peluru dan peluru

Setiap malam mereka tidur dikasur ketakutan

Jeritan, tangisan menjadi makanan mereka

Anak yang tak berdosa juga terbujur kaku, bersimbah darah

                        Palestina….

Tanah yang dulunya indah

Sekarang sudah terselubung asap

Semua bangunan sudah rata dengan tanah

Aqsa yang dulu menjadi kiblat pertama islam

Terkubur sudah di negeri palestina

Ya hayyu ya qayyum

Teguhkanlah barisan pejuang palestina

Turunkanlah bala tentaraMu untuk mujahidin disana

Lindungilah Aqsa dengan tanganMu

                        Hancurkan mereka sebagaimana telah menghancurkan Palestina

                        Gentarkan hati mereka

                        Leburkanlah persenjataan mereka

                        Cerai beraikan pasukan mereka

 

Oleh : Maduri Eka Pramiswari – XII IPA 2

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.