Masuk

Hitam dan Putih (puisi)

Putih? Kemilau yang menarik

Seperti yang terlihat saat ini

Kupandang jauh di bawah langit

Betapa kemewahan dengan mudah dimiliki

Dan hingar bingar dunia jadi hal yang pasti

 

Tapi… aku tersadar dan berbalik

Nyeri dalam dada kembali merasuki

Lihatlah, kami hidup di bawah hitamnya langit

Dimana sengat sang mentari

Tak lagi menyentuh kulit

Terhalang asap dan api yang menari-nari

Seiring dengan peluru yang menjerit

 

Apakah kalian tak mengerti?

Di seberang sana berkilau putih

Merayakn satu persatu kematian dari kami

Segunduk tanah dipertahankan orang tua kami

Demi harga diri nyawa ini

Entah hidup atau mati

Dan entah sampai kapan hitam negeri ini

PALESTINE…

 

Oleh : Devi Andriyani XII IPA 2

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.