Masuk

Efek Positif dan Negatif Makan Cokelat Bagi Kesehatan (info)

Efek Negatif dan Positif Makan Cokelat bagi Kesehatan

Oleh : Fia Fitriani – XI IPS 3

 

  • Efek negatif makan cokelat bagi kesehatan

Cokelat banyak menjadi makanan favorit terutama bagi anak-anak dan  wanita. Tapi tidak semua orang bisa menikmati makanan manis tersebut, karena beberapa orang merasakan sakit perut tiap kali makan cokelat.
Sakit perut yang disebabkan oleh cokelat dapat berhubungan dengan berbagai gangguan, seperti sindrom iritasi usus, alergi makanan atau intoleransi laktosa.

Gejala lain yang berkembang selain sakit perut setelah makan cokelat adalah gatal-gatal, sakit kepala ringan dan hidung tersumbat.

 

Berikut beberapa penyebab sakit perut tiap kali makan cokelat, yaitu:

  1. Sindrom iritasi perut (Irritable Bowel Syndrome atau IBS)
    Irritable Bowel Syndrome adalah gangguan pencernaan kronis yang mempengaruhi usus besar. IBS menyebabkan reaksi yang tidak menentu di usus, seperti diare yang tidak bisa ditahan. Tak lama setelah makan cokelat orang mungkin mengalami kembung, kentut, nyeri perut, kram, diare, sembelit atau mual.

 

  1. Alergi makanan
    Produk cokelat dapat mengandung bahan-bahan yang sangat alergi, seperti susu, kedelai, dan gandum. Jika orang alergi terhadap satu bahan dalam cokelat, ia akan mengembangkan gejala-gejala dalam beberapa menit. Misalnya ruam kulit, wajah bengkak, sesak napas, mengi, batuk, kongesti sinus, bersin dan mata berair.

 

  1. Intoleransi laktosa
    Kebanyakan cokelat mengandung laktosa, gula yang ditemukan dalam susu. Intoleransi laktosa atau juga dikenal sebagai defisiensi laktase, menyebabkan sakit perut dalam waktu 30 menit atau sampai dua jam setelah makan cokelat. Jumlah bakteri yang berlebihan dapat menyebabkan kembung, kram dan nyeri perut yang menyebabkan diare.

  • Efek Positif Makan Coklat Bagi Kesehatan

Manfaat coklat untuk kesehatan ternyata banyak sekali. Coklat itu baik bagi kesehatan kita, demikian menurut berbagai penelitian.  Manfaat Coklat untuk kesehatan jantung sering dibicarakan dan bisa membantu kita untuk merasa lebih rileks,nyaman,dan gembira. Namun tidak semua coklat memberi dampak positif. Hanya coklat asli yang baik untuk kesehatan, yaitu coklat yang hanya mengandung 100% cocoa butter, seperti produk deChocola. Sedangkan coklat dengan kandungan lemak nabati serta pengawet di dalamnya, bisa digolongkan sebagai coklat palsu, sama sekali tidak baik untuk tubuh. Orang tua jaman dahulu sering mempraktekkan cuci muka dengan air teh,karena dapat membuat kulit muka bercahaya dan awet muda. Coklat juga mengandung theobromine dan kafein. Kedua substansi ini telah dikenal memberikan efek terjaga bagi yang mengkomsumsinya.  Oleh karena itu ketika kita terkantuk-kantuk di bandara atau menunggu antrian panjang, makan coklat cukup manjur untuk membuat kita senang kembali.

Lebih lanjut dalam kategori ini: « Doa (artikel) Apa Tumon? Jam Pitu Pas (anekdot) »

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.