Masuk

Bermain Media Sosial Menurut Pandangan Islam (artikel)

Oleh : Sania Widyaningrum X- MIA 3

Berkenaan dengan kemajuan teknologi, islam bukan agama yang memberi batasan – batasan penggunaan teknologi agar tidak disalahgunakan. Batasan tersebuttelah disimpulkan dalam makna kemaslahatan untuk umat manusia itu sendiri.Maka segala sesuatu itu jika membahayakan manusia baik kesehatan, akhlak atau keimananya, maka hal tersebut harus di hindari.

Di zaman sekarang ini sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa hampir setiap orang dari mulai remaja, anak – anak, sampai orang tua sudah pasti mengenal yang namanya Media Sosial seperti facebook, twitter, dan masih banyak yang lainnya. Bagi teman – teman muslim hendaknya dapat memfilter dan memilih – milih jangan sampai penggunaan media sosial menjerumuskan kita kita.

Maka asal hukumnya, hal tersebut diatas adalah mubah. Sebab semua itu adalah media atau wasilah. Dan hukum wasilah adalah sesuai hukum haram mutlak atau halal mutlak adalah tidak benar. Akan tetapi semua akan berubah hukumnya sesuai dengan pengunaannya. Jika digunakan untuk sesuatu yang haram maka hukumnya menjadi haram dan jika digunakan untuk sesuatu yang halal maka hukumnya menjadi halal ( mencakup wajib , sunnah, dan makhruh).

Memang kita pahami bersama bahwa media sosial sudah menjadi kebutuhan pokok bagi setiap orang.

Alhamdulillah jika bijak, maka sosial bisa sangat bermanfaat bagi agama dan masyarakat.

Terakhir diperbarui pada Minggu, 18 Maret 2018 13:00

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.