Masuk

ARTIKEL - PEMBELAJARAN YANG MENYENANGKAN LEBIH EFEKTIF BAGI SISWA

PEMBELAJARAN YANG MENYENANGKAN LEBIH EFEKTIF BAGI SISWA

Oleh : Syafiqun Nafik

 

Sebagian besar siswa merasa jenuh terhadap materi yang disampaikan oleh guru jika guru tidak dapat menyampaikannya secara menyenangkan, kreatif dan aktif. Semakin lama siswa akan menjadi malas, bosan dan tidak bersemangat lagi dalam belajar. Tentunya hal ini bukan hanya dari dalam siswanya saja yang tidak mampu menguasai materi yang diberikan, guru harus tahu bahwa dalam proses pembelajaran yang dilakukannya belum berhasil dan harus lebih di kembangkan lagi dengan memiliki cara-cara tertentu.

Seorang guru tidak boleh heran apabila para siswa yang diajar tidak menguasai pelajaran apa yang disampaikan oleh guru, karena para murid merasa jenuh dan tidak bisa konsen. Guru dapat mengubah cara pembelajaran menjadi menyenangkan agar para siswa tidak merasa jenuh atau bosan, banyak cara yang dapat guru lakukan agar pembelajaran terasa menyenangkan.

Lantas bagaimana cara menciptakan pembelajaran yang menyenangkan? Guru dapat melakukan beberapa hal di bawah ini:

  1. Menyapa siswa dengan ramah dan bersemangat

Menciptakan awal yang berkesan sangat penting karena akan mempengaruhi proses selanjutnya. Jika awalnya baik, menarik, dan memikat, maka proses pembelajaran akan lebih hidup dan menggairahkan.

Dengan meberi awalan yang baik dan menyenangkan dapat membuat perspektif siswa terhadap pelajaran itu berubah. Contoh, biasanya siswa mempunyai fikiran bahwa pelajaran matematika itu membosankan maka pemikiran siswa tersebut dapat berubah apabila seorang guru memberikan sapaan yang baik dan ramah sebelum memulai pelajaran.

  1. Menciptakan Suasana Rileks

Menciptakan suasana rileks dengan menciptakan lingkungan yang nyaman. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara: membuat hiasan dan menata ruang sesuai dengan keinginan siswa, mengatur ventilasi dan tata cahaya. Selain itu hal yang berkenaan siswa jika ada kesalahan ketika menjawab sebuah pertanyaan dari guru jangan di tegur atau di marahi tapi guru hanya dapat menjawab “tidak apa-apa, namanya juga belajar.” Hal tersebut dapat membuat siswa tidak merasa takut untuk menjawab di lain waktu.

  1. Memotivasi Siswa

Pembelajaran tidak akan bermakna jika para siswa tidak termotivasi untuk belajar. Maka dari itu perlu adanya dorongan dari seorang guru untuk membangkitkan semangat para siswa. Guru harus berupaya sekeras mungkin untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.

  1. Menggunakan Ice Breaking

Tujuan ice breaking adalah pencair suasana agar dalam kondisi yang optimal. Seorang guru mestinya pernah mengalami situasi kelas yang sangat tegang. Dengan adanya ice breaking dapat dilakukan pada awal jam masuk atau saat jam terakhir ketika siswa sudah merasakan kejenuhan.

Ice breaking dapat mengembalikan konsentrasi para siswa yang sudah buyar. Ice breaking dapat dilakukan kurang lebih 15 menit. Ice breaking bisa berupa sebuah candaan, yel-yel, bernyanyi, tebak-tebakan, maupun melakukan sebuah permainan.

  1. Menggunakan Metode yang Bervariatif

Metode adalah cara atau teknik untuk mencapai tujuan khusus tertentu. Karena dalam pembelajaran itu biasanya terdapat lebih dari satu metode yang digunakan. Meskipun pada dasarnya satu metode bisa digunakan untuk mencapai lebih dari satu tujuan, akan tetapi untuk pertimbangan variasi dan motivasi belajar siswa sebaiknya pembelajaran menggunakan metode yang bervariasi.

Dengan menggunakan berbagai metode guru tidak hanya berfokus pada satu metode tetapi dapat melakukan berbagi metode seperti metode ceramah, selain itu metode Tanya jawab, metode diskusi, metode latihan, metode demonstrasi dan eksperimen, metode karyawisata, metode kerja kelompok. Dari satu metode guru dapat melakukan dengan hal yang berbeda dan harus lebih kreatif lagi.

  1. Pemilihan Media Pembelajaran

Menentukan jenis media pembelajaran harus diperhatikan dengan benar, yang akan guru buat itu apakah semacam alat bantu guru dalam mengajar (presentasi) ke siswa atau kita arahkan untuk bisa dibawa pulang siswa untuk belajar mandiri di rumah atau sekolah.

 

Berdasarkan uraianb diatas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang menyenangkan adalah pembelajaran yang dapat dinikmati siswa dengan nyaman dan mengasyikan. Banyak cara yang dapat dilakukan guru agar tidak berdampak pada siswanya, dan menjadikan kebiasaan guru yang dapat menyenangkan siswa. Hal itu tidak akan membuat siswa jenuh, bosan, perasaan malas, mengantuk, semuanya tidak akan terjadi jika guru memiliki suatu cara yang bisa membuat siswanya nyaman dan menyenangkan dalam menyenangkan.

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.