Masuk

Gerabah Berusia 20 Ribu Tahun Ditemukan di Cina

REPUBLIKA.CO.ID, JIANGXI -- Baru-baru ini kelompok peneliti menemukan gerabah tertua di dunia di utara Cina. Gerabah tersebut diyakini berasal dari 20 ribu tahun lalu, lebih tua dari gerabah yang sebelumnya ditemukan.

Para peneliti mengatakan, potongan gerabah tersebut ditemukan di Gua Xianrendong di provinsi utara Cina, Jiangxi. Potongan gerabah tersebut, seperti dilansir Press TV, diduga berasal dari gerabah tertua di dunia.

Menurut laporan yang diterbitkan dalam jurnal Science, fragmen tersebut berusia 2000 tahun lebih tua dari potongan yang ditemukan sebelumnya. Para ahli percaya, potongan tersebut milik sebuah komunitas pemburu dan pengumpul keliling. Mereka menggunakan gerabah untuk memasak sekitar 20 ribu tahun lalu.

Menurut analisis radiokarbon, sedimen terdekat menunjukkan gerabah berasal dari era munculnya pertanian. Potongan gerabah juga dinyatakan lebih tua dari temuan serupa lain di Cina, Jepang dan Timur Jauh Rusia.

Studi menunjukkan, bahwa gua tempat gerabah tersebut ditemukan mungkin digunakan manusia pada sekitar 29 ribu hingga 17.500 tahun lalu.Saat itu gua tersebut sempat ditinggalkan, dan diduduki kembali pada sekitar 14.500 tahun hingga 12 ribu tahun lalu.

Tim ilmuan dari Universitas Peking, Universitas Boston, Universitas Harvard, dan Universitas Eberhard Karls percaya gerabah tersebut merupakan gerabah tertua di dunia. Mereka meyakini gerabah berasal dari sekitar 20 ribu tahun lalu.

http://www.republika.co.id/berita/senggang/unik/12/07/02/m6ipgl-gerabah-berusia-20-ribu-tahun-ditemukan-di-cina

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.