Masuk

Mobil Ini Jadi Dapur Sekaligus Antar Piza yang Dimasak Robot

MAMHTROSO.COM -- Para penggemar piza hantaran akrab dengan satu masalah dengan hantaran tersebut. Piza seringkali tiba di tempat pelanggan dalam keadaan dingin. Kurang segar.

Sebuah perusahaan bernama Zume Pizza di Amerika Serikat (AS) mencoba mengatasi masalah tersebut dengan penggunaan teknologi teranyar.

Walau terdengar berlebihan, industri piza bukan urusan sepele di Amerika Serikat. Seperti dikutip dari newatlas.com pada Senin (3/10/2016), pangsa pasarnya sekitar US$ 38 miliar (Rp 493 triliun).

Di pasar AS, pasar dikuasai 'Big Four' yaitu Domino's, Little Caesars, Papa John's dan Pizza Hut. Mereka menguasai 40 persen pangsa pasar.

Julia Collins and Alex Garden, dua pendiri Zume Pizza, mencoba mencuri pasar berdasarkan pengalaman pelanggan dengan hantaran piza mereka, apalagi ditambah dengan meroketnya pesanan melalui aplikasi.

Peningkatan pesanan secara digital lebih pesat 3 kali lipat dibandingkan dengan pengunjung yang datang khusus ke restoran.

Demi mengejar harga, mutu, dan kecepatan, Zume Pizza menggunakan teknologi Baked on the Way (BOTW), piza dimasak ketika sedang dihantar ke pemesan.

Mobil pembuat dan pengantar piza dilengkapi dengan oven 800 derajat dan diprogram untuk mulai memanggang 4 menit sebelum tiba di tujuan. Selain segar, teknologi BOTW mengurangi pemakaian bahan pengawet.

Selain itu, karena teknologinya serba otomatis, pengemudi kendaraan tidak perlu pusing urusan masak-memasak.

Zume Pizza menggunakan teknologi robot pembuat piza yang harganya antara US$ 25 hingga 35 ribu (Rpi 324 hingga 454 juta) untuk mengerjakan tugas ringan berulang, misalnya memencet saus ke atas piza dan memasukan piza ke dalam oven.

Saat ini, Zume Pizza hanya melayani Mountain View, negara bagian California. Pendiri perusahaan berencana mengembangkan usaha ke San Jose, untuk kemudian meluas ke Bay Area yang lebih luas lagi.

Tidak disebutkan bagaimana jika banyak sekali pemesan piza mereka. Waktu membuat piza memang dipersingkat, tapi perjalanan ke tempat pelanggan tetap lumayan memakan waktu.

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.