×

Warning

JLIB_APPLICATION_ERROR_COMPONENT_NOT_LOADING

JLIB_APPLICATION_ERROR_COMPONENT_NOT_LOADING

JLIB_APPLICATION_ERROR_COMPONENT_NOT_LOADING

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Masuk

Rumah Masa Depan

1) Rumah Berjalan
Ingin bebas banjir dan gempa bumi tanpa merusakkan kondisi rumah kita? Mungkin desain rumah yang satu ini bisa jadi solusinya. Rumah setinggi 3 meter ini digerakkan oleh energi solar dan angin. Bangunan hasil rancangan seniman N55 dari Kopenhagen, Denmark (Ion Servin dan Olivind Slaatto) yang bekerja sama dengan ahli mekanik dari MIT, Massachusetts, AS (Sam Kronick) ini memiliki desain sangat sederhana dengan enam kaki hidrolik.

Layaknya sebuah rumah, Rumah Berjalan ini juga dilengkapi ruang keluarga, dapur, toilet, tungku kayu, dan komputer utama untuk mengontrol kaki-kakinya. Para desainer memastikan bahwa keenam kaki hidrolik ini bisa menapak di berbagai jenis struktur permukaan jalan. Menurut mereka, beberapa rumah kendaraan ini dapat disatukan untuk membentuk rumah yang lebih besar.

Tapi mungkin yang masih menjadi satu kelemahan di sini adalah unsur kecepatan gerakan Rumah Berjalan itu sendiri, yang hanya bergerak dengan kecepatan sekitar 60 meter/jam. Meski begitu, bisa dikatakan Rumah Berjalan ini merupakan satu terobosan baru untuk sebuah rumah di masa depan.

2) Rumah Malator
Dengan makin berkurangnya lahan kosong untuk dijadikan tempat pemukiman, mungkin rumah yang satu ini bisa menjadi alternatif baru di masa mendatang.

Rumah yang terletak di Druidston, Pembrokeshire, Wales, ini dibangun di bawah tanah dan merupakan rumah minimalis yang tidak banyak makan tempat. Namanya Malator, tapi tidak dijelaskan alasan pemberian nama itu.

Dibangun pada 1998, rumah yang menghadap Teluk St. Brides ini seakan menyatu dengan padang rumput yang begitu subur di sekitarnya. Mungkin orang-orang yang lewat di sekitar daerah itu tidak akan terlalu menyadari keberadaan Malator jika memang tidak sengaja mencarinya.

Bagian jendela depannya tampak jelas dari luar, sementara seluruh atapnya tertutup rerumputan dan sebagian besar rumah hampir menyerupai perbukitan yang mengelilinginya. Karena beratap hamparan rumput, bercerobong baja, dan pintu dengan lubang pengintip, warga setempat menyebutnya dengan nama "rumah Teletubby".

https://www.andriewongso.com/rumah-masa-depan/

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.