Masuk

TFC Vs Ababiel: Petaka Vs Euforia

TFC (merah-putih) vs AbabielTroso, MAMHTROSO.COM – Perseteruan di lapangan antara TFC Troso versus Ababiel Demangan, Jumat (09/06/2012) sore tadi menyisakan dua rasa yang berbeda: Petaka bagi TFC, Euforia bagi Ababiel. Bagaimana tidak, TFC yang sejatinya unggul dulu harus rela ditahan imbang oleh Ababiel dengan skor 1-1. Padahal, TFC menargetkan dapat mencuri poin utuh agar dapat memimpin klasemen di Grup A. Sebaliknya, Ababiel dapat bereuforia lantaran dapat mempertahankan puncak sementara Grup A.

Laga ini merupakan lanjutan babak penyisihan grup A Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2012 dalam rangka Sewindu MA dan 15 tahun MTs Matholi’ul Huda Troso Jepara.

Bermain di depan ratusan pendukungnya, TFC bermain cukup impresif di menit-menit awal pertandingan. Tim yang dipunggawai oleh Panji Susanto dkk tersebut terlihat mulai mendobrak pertahanan Ababiel. Tak ayal, sebuah gol sudah bersarang di jaring gawang Ababiel, 19 menit setelah kick off. Gol tersebut dicetak oleh striker Bambang Hariyanto. Manuver yang dilakukan Bambang cukup efektif, apalagi dia sukses mengecoh kiper Eko sehingga mudah baginya untuk memasukkan bola ke gawang.

Skor 1-0 membuat tim TFC optimistis dapat mewujudkan impiannya untuk memenangi pertandingan ini. Pola permainan yang awalnya lebih banyak menyerang, kini berubah menjadi bertahan. Skuad pemain belakang pun diperketat untuk berjaga-jaga dari serangan balasan yang dilancarkan Ababiel. Sebaliknya, Laskar Ababiel yang tidak rela gawangnya dibobol melakukan berbagai upaya untuk membalas. Namun, upaya yang dilakukan Ababiel tidak membuahkan hasil sama sekali hingga babak pertama berakhir.

Kemenangan yang sudah di depan mata bagi TFC untuk sementara waktu terpaksa terkubur. Tim ini harus rela menelan pil pahit lantaran salah satu pemainnya, Ali melakukan pelanggaran di kotak penalti. Itu sebabnya, wasit Teguh menunjuk titik putih di kotak penalti sebagai ganjaran atas pelanggaran yang dilakukan Ali. Terang saja, bomber Ababiel Arif begitu bersemangat untuk mengeksekusi hadiah tendangan penalti tersebut. Alhasil, Arif berhasil menjaringkan bola ke gawang TFC, dan membawa timnya imbang 1-1. Bagi TFC, gol yang tercipta pada menit ke-53 tersebut merupakan awal terjadinya petaka.

Setelah ditahan oleh Ababiel, anak-anak TFC terpaksa kembali memakai strategi ofensif. Barisan tengah TFC pun harus sedikit melebarkan jangkauan operasinya lantaran membantu barisan penyerang untuk menghasilkan poin tambahan. Namun TFC tidak dapat berbuat banyak. Pasalnya, barisan pertahanan Ababiel cukup sulit untuk dilewati penyerang TFC. Ababiel lebih memilih bermain aman di menit-menit akhir pertandingan. Euforia bagi Ababiel sudah di depan mata.

Laskar Ababiel memilih strategi bertahan usai mencetak gol balasan bukanlah tanpa maksud. Menurut perhitungannya, jika Ababiel dapat mempertahankan hasil ini hingga pertandingan usai, nama Ababiel akan masih tetap bercokol di puncak klasemen sementara Grup A dengan empat poinnya.

Strategi yang dimainkan Ababiel sukses. Hingga wasit menghentikan permainan, gol-gol tambahan tidak kunjung tercipta, baik dari kubu TFC dan Ababiel. Atas hasil ini, TFC harus puas berada diposisi kedua. Agar dapat meraih tiket semifinal, TFC harus menang pada laga terakhir kontra Sakura Utama pada 11 Juni mendatang. Sedangkan Ababiel sudah cukup aman dan berpeluang besar menjadi raja di grup A. Pasalnya, di laga terakhirnya saat bertemu dengan Mars FC Margoyoso pada 13 Juni mendatang, Ababiel hanya perlu bermain imbang. (aaf)

Terakhir diperbarui pada Sabtu, 09 Juni 2012 09:13

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.