Masuk

Peringatan Hari Jadi Ambalan ke-6

Petugas menyalakan obor dalam upacara renungan ulang janjiTroso - Berbagai rangkaian kegiatan digelar dalam rangka memperingati hari jadi Ambalan Setiabudi - Fatmawati yang pada tahun ini genap berusia 6 tahun, Kamis (27/1/2011). Peringatan ini bertujuan untuk merefleksikan peran dan kiprah ambalan MA Matholi'ul Huda Troso setelah 6 tahun berdiri dan turut menyumbang nama harum bagi pangkalan MA Matholi'ul Huda Troso.

Seluruh kegiatan dilaksanakan dalam tempo yang cukup singkat, dimulai sejak sore hingga malam hari sekitar pukul 20.00 WIB. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan setiap akhir bulan Januari. Seperti biasanya, kegiatan utama berupa upacara penyulutan obor sebagai simbol renungan ulang janji para anggota gerakan pramuka, dan pemotongan tumpeng. Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDKM) yang biasanya dilaksanakan bersamaan dengan peringatan hari jadi ambalan untuk tahun ini dijadwalkan dilaksanakan secara terpisah. Menurut agenda, LDKM akan digelar pada Selasa (1/2/2011) mendatang.

Upacara penyulutan obor berjalan cukup sukses pasalnya cuaca pada malam hari itu cukup bersahabat sehingga sedikit membuat tenang panitia kegiatan yang sebelumnya merasa was-was jika tiba-tiba cuaca menjadi buruk. Partisipasi peserta upacara juga turut menyukseskan jalannya upacara.Hampir seluruh peserta upacara hikmat mengikuti seremoni enam puluh menit itu. Bertindak sebagai pembina upacara, Musbihin, S. Pd. yang juga pembina pramuka di MA Matholi'ul Huda Troso. Seremoni tersebut menyimbolkan penyulutan semangat yang berapi-api dalam diri seorang pramuka.

Penyerahan tumpeng secara simbolis menandai puncak peringatan hari jadi ambalan.Usai upacara renungan ulang janji, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng di gedung aula pertemuan. turut hadir dalam acara tersebut ketua gugus depan 09.115-09.116, Noor Ubaidillah, dan beberapa alumni ambalan Setiabudi-Fatmawati yang diundang dalam acara tersebut. Sebelum acara potong tumpeng dilaksanakan, Ka Gudep berpesan kepada anggota pramuka, khususnya tingkat penegak bantara yang sekarang masih duduk di bangku kelas X agar dapat menjadikan kakak-kakak kelasnya sebagai 'inspirator' dan lokomotif penggerak untuk lebih meningkatkan prestasi di bidang kepramukaan.

Beliau mencontohkan, pada generasi-generasi pionir, yaitu generasi pertama angkatan 2004/2005, prestasi-prestasi awal sudah dicapai seperti pada lomba survival dan raimuna cabang. Keberhasilan tersebut merupakan sebuah titik tolak yang penting dalam sejarah kepramukaan di MA Matholi'ul Huda Troso. Pada angkatan selanjutnya, prestasi yang diraih semakin lebih baik dengan dapat kampiun lomba-lomba kepramukaan di tingkat Jepara maupun di tingkat Jawa Tengah. Beliau mengharapkan dengan adanya kegiatan kepramukaan yang dijadikan pelajaran intrakurikuler, prestasi yang lebih baik dapat dicapai oleh anggota pramuka MA Matholi'ul Huda Troso dan dapat akhirnya dapat mewujudkan cita-cita menjadikan kiblat kepramukaan di Jepara berada di ambalan Setiabudi-Fatmawati. Hal senada juga diungkapkan oleh M. Asrofi, perwakilan alumni yang berkesempatan menyampaikan sambutan singkatnya. Mahasiswa INISNU tersebut berkeinginan melihat adik-adik kelasnya yang sekarang dapat meningkatkan kualitas kepramukaan di almamater tercinta.

Pemotongan tumpeng dilaksanakan usai acara sambutan-sambutan dan dilanjutkan dengan makan bersama. setelah seluruh acara selesai, seluruh anggota pramuka dipersilakan pulang ke rumah masing-masing.


Terakhir diperbarui pada Sabtu, 29 Januari 2011 08:36

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.