Masuk

Dikyasa Satlantas Jepara Meninjau Kesiapan Tim PKS

Briptu Suyanto memberikan pengarahan sejenak sebelum tim dites mendemonstrasikan gerakan pengaturan lalu lintas.Troso – Patroli Keamanan Sekolah (PKS) memiliki tuntutan yang cukup berat yang harus diembannya. Setidaknya anggota PKS harus mempunyai keberanian dan pengetahuan yang luas tentang Lalu lintas . Kedua hal itu harus diberikan kepada setiap anggota PKS agar dapat menjalankan tugas dengan baik.

Dua anggota dari Unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Lalu Lintas dari Satlantas Polres Jepara melakukan peninjaun tim PKS MA Matholi’ul Huda Troso, kemarin (5/2/2011). Tujuan utama mereka menyambangi kampus MA Matholi’ul Huda Troso adalah untuk melihat sejauh mana kesiapan dan kemampuan satuan ini apakah sudah layak menjadi pengatur lalu lintas ataukah masih perlu pembenahan. Tim yang dipersiapkan sebanyak 20 anggota yang berasal dari berbagai kelas, mulai kelas 10 hingga kelas 12.

Kunjungan ini merupakan program yang dicanangkan oleh Satlantas Polres Jepara sebagai tindak lanjut dari instruksi Satlantas Polri memberikan bimbingan dan pendidikan kepada anggota PKS di seluruh Indonesia agar memiliki kualitas yang semakin baik. Bimbingan itu berupa pemantapan teori-teori dan teknik dasar mengatur lalu lintas.

Salah satu anggota PKS memimpin teman-temannya mendemonstrasikan pengaturan lalu lintas.Sekitar satu jam, tim PKS MA Matholi’ul Huda diuji coba terlebih duhulu kemampuan baris-berbaris di halaman madrasah. Seusai itu, salah satu anggota Dikyasa memberikan instruksi kepada tim agar mendemonstrasikan 12 teknik pengaturan lalu lintas di jalan raya. Dengan kompak seluruh tim mampu menyelesaikan semua instruksi dari polisi dengan hampir sempurna.

Bahkan, Briptu Suyanto, salah satu dari petugas yang melakukan kunjungan mengungkapkan, tim PKS MA Matholi’ul Huda memiliki kesiapan yang lebih matang jika dibandingkan dengan tim-tim PKS lain di Jepara. Selain itu, antusiasme tim juga mendapat pujian dari polisi tersebut. “PKS sini (tim PKS MA Matholi’ul Huda Troso-red) lebih nurut-nurut jika dibandingkan dengan PKS sana-sana,” ungkap Briptu Suyanto kepada wartawan MAMHTroso.com di sela-sela istirahat.

Masih menurut Briptu Suyanto, pembinaan terhadap PKS yang menjadi ujung tombak pengatur lalu lintas di jalan akan terus diberikan agar PKS di sekolah-sekolah maupun madrasah semakin siap dan memiliki kapabilitas yang semakin baik. (mamhtroso.com)

Terakhir diperbarui pada Selasa, 08 Februari 2011 07:16

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.