Masuk

MA Matholiul Huda Troso Miliki Studio Musik

Sejumlah siswa MA Matholiul Huda Troso yang sedang berlatih di ruang musik.Troso – Bagi siswa MA Matholiul Huda yang memiliki hobi bermain musik band, kini tak lagi harus menyewa studio musik untuk mengekspresikan kegemarannya tersebut, pasalnya kini MA Matholiul Huda Troso telah memiliki studio musik band sendiri. Satu set alat musik band lengkap telah mengisi ruangan studio yang berukuran 3 x 4 m itu. Ruangan yang khusus didesain agar kedap suara itu juga dilengkapi dengan sound system yang cukup memadai. Alat musik tersebut terdiri dari 1 buah gitar akustik elektrik, 1 set drum, 1 buah bass, 2 buah gitar elektrik, 1 buah organ, serta perlengkapan musik dangdut dan kasidah berupa 1 buah gendang dangdut, 1 set seruling serta perlengkapan-perlengkapan lainnya.

Untuk melengkapi peralatan-peralatan tersebut, madrasah harus merogoh kocek cukup dalam, hampir sekitar 60 juta rupiah. Walaupun menelan biaya yang cukup besar, toh semua itu terbayar oleh kepuasan dan kegembiraan siswa yang terobsesi menjadi anak band. Dengan antusias, siswa semakin rajin mendatangi studio baru tersebut pada jam-jam usai proses belajar mengajar untuk berlatih dan mengembangkan kemampuan mereka dalam bidang musik seperti musik pop, dangdut, maupun kasidah islami.

Seperti yang dilakukan oleh Ahmad Zaenuri dkk. Sebelum almamaternya memiliki studio musik, mereka sering kali mengisi waktu liburan dengan mendatangi studio musik sewaan di kota dekat tempat tinggalnya. “Kalau liburan, kami sering ke studio musik di Pecangaan,” ungkap Zaenuri kepada mamhtroso.com. Namun, sekarang mereka tidak perlu lagi iuran untuk membayar sewa studio, mereka cukup datang ke lantai 2 di mana studio berada, dan mereka dapat memainkan alat-alat musik yang tersedia sepuasnya.

Ke depannya, studio musik tersebut akan dijadikan tempat latihan rutin bagi siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler musik band. Selain memiliki peralatan musik band, MA MH Troso juga memiliki peralatan-peralatan musik yang lain, seperti rebana dan marching band. Semua peralatan tersebut diperuntukkan bagi siswa yang memiliki minat dalam dunia musik.

Tidak hanya dalam bidang musik, tercatat ada sekitar 19 ekstrakurikuler yang dapat diikuti oleh siswa. Kelima belas kegiatan tambahan tersebut adalah: Pramuka, Palang Merah Remaja, Pencak Silat, Broadcasting, Rebana, Patroli Keamanan Sekolah, Jurnalistik, Sepak Bola, Marching Band, Basketball, Volleyball, Taekwondo, Desain Grafis, Blogging, Karya Ilmiah Remaja, Arabic Club (klub bahasa Arab), dan English Club (klub bahasa Inggris). (mamhtroso.com)

Terakhir diperbarui pada Minggu, 27 Februari 2011 09:55

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.