Masuk

Radio Malida Kembali Mengudara

Aida Azzahra saat memandu acara OPERA di studio Radio Malida.Troso, MAMHTROSO.com – Geliat kegiatan ekstrakurikuler di MA Matholi’ul Huda Troso semakin terasakan sejak awal tahun pelajaran dimulai, salah satunya adalah ekstrakurikuler Kepenyiaran dengan Radio Malida sebagai medianya. Setelah sempat vakum beberapa bulan karena adanya perbaikan peralatan, Radio Malida akhirnya kembali mengudara, terhitung mulai bulan September lalu.

Bahkan, radio yang dapat disimak melalui gelombang FM 106,2 MHz ini telah memiliki announcer tetap, yaitu Aida Azzahra. Gadis yang memiliki nama asli Sa’idah ini merupakan alumnus MAMH Troso angkatan 2010/2011. Dia memiliki talenta yang bagus dalam dunia kepenyiaran. Kepiawaiannya berbicara bak penyiar profesional menjadi nilai tambah baginya. Sehingga tidak heran, madrasah akhirnya kepincut untuk merekrutnya menjadi penjaga gawang Radio Malida.

Setiap harinya, Aida memandu beberapa ragam acara yang ada di Radio Malida, semisal Good Time Good Morning, OPERA (Opini Pelajar Indonesia), dan Santai Bareng Malida. Ketiga ragam acara tersebut dibawakannya sejak pukul 07.00 hingga 13.00 WIB. Kadang kala, Aida juga ditemani oleh beberapa siswa yang berminat mengembangkan kemampuan ngoceh di radio.

Meski tergolong baru mengudara, radio ini cukup diminati oleh masyarakat, utamanya kawula muda. Tidak kurang 200 sms masuk ke gateway sms setiap harinya. Jumlah tersebut sudah tergolong banyak untuk seukuran radio komunitas. Penikmat Radio Malida juga tidak hanya dari kawasan Troso jasa, melainkan telah menjangkau hingga lintas desa. Semakin diminatinya Radio Malida cukup beralasan. Selain dipandu oleh announcer yang cukup friendly, hampir semua lagu yang diminta oleh kawan setia Malida – sebutan untuk pendengar Radio Malida – dapat terlayani dengan baik.

Respon positif dari masyarakat pada Radio Malida seperti ini menjadikan madrasah terus berupaya membenahi segala kekurangan yang ada pada Radio Malida. Dalam waktu dekat madrasah berencana akan menambah daya pancar gelombang radio dan infrastruktur lain yang diharapkan dapat menjangkau hingga lintas kabupaten. Selain itu, agenda pelatihan kepenyiaran juga akan digelar untuk menjaring bibit berbakat dalam dunia kepenyiaran, seperti mendatangkan praktisi kepenyiaran, dan juga audisi. (aaf)

Terakhir diperbarui pada Kamis, 20 Oktober 2011 01:37

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.