Masuk

Emha Band Meriahkan Pensi Kemah Penggalang dan Pesta Siaga

Troso, MAMHTROSO.com – Acara pentas seni bertajuk Panggung Gembira pada Kemah Penggalang dan Pesta Siaga yang digelar Gugus Depan MI Matholi’ul Huda 01 Troso dimeriahkan oleh penampilan kelompok musik Emha Band, Senin (17/12/2012) malam.

Sebanyak 10 personil band kebanggaan MA Matholi’ul Huda Troso itu memukau penonton lewat sejumlah lagu yang mereka bawakan dengan cukup apik. Penampilan ini menjadi yang pertama kalinya bagi mereka pentas di luar kampus madrasah.

Melodist Noor Hidayat mengatakan, dirinya bersama rekan se-band merasa berterima kasih kepada panitia perkemahan yang telah memberi kesempatan unjuk gigi di depan ribuan audience. “Alhamdulillah, lewat pentas ini kita bisa menunjukkan kepada masyarakat kalau di MAMH Troso punya grup band yang tidak ecek-ecek,” ungkapnya. Ya, Siswa kelas XII IPA-1 yang didapuk menjadi pentolan band itu mengaku bersemangat saat pertama kali ditawari manggung. “Kesempatan langka bagi kita. Kita sudah berlatih beberapa hari sebelumnya agar penampilan kita tidak mengecewakan,” kata Hidayat sebelum pentas.

Lebih lanjut, lagu yang dimainkan seluruhnya bergenre pop religi karya grup band papan atas Indonesia. “Lima lagu yang kita mainkan semuanya adalah pop religi yang sebelumnya kita tampilkan pada saat Lomba Nada di madrasah, kemarin (Ahad-red),” ungkapnya. Personil yang ikut manggung, tambah Hidayat, terdiri 6 orang pemegang alat musik, dan sisanya adalah penyanyi lagu.

Lagu Mari Bersalawat menjadi tembang pembuka ‘konser’ mini itu. Lagu yang dipopulerkan oleh Wali itu dibawakan oleh duet Alfin Iqbal dan Jamaluddin Taufiq dengan cukup atraktif. Tidak heran jika banyak dari penonton, utamanya anak-anak, yang terhanyut dalam irama yang dinyanyikan oleh duo siswa XII IPA-2 itu. Mereka turut bernyanyi mengikuti iringan musik Noor Hidayat dkk.

Sementara itu, Ka Mabigus MIMH 01 Troso Misbahul Anam memberikan apresiasi terhadap penampilan anak-anak band seusai pentas. “Kami secara pribadi dan panitia mengucapkan terima kasih kepada semua personil band yang berkenan menghibur penonton di malam terakhir pentas ini. Penampilannya luar biasa,” ucapnya.

Anam menjelaskan, setiap tahunnya, pihak penyelenggara perkemahan selalu melibatkan MAMH Troso untuk mengisi acara pentas seni. “Tapi tahun ini bintang tamunya adalah  band untuk memberi nuansa baru. Kalau tahun-tahun lalu biasanya adalah teater atau komedi,” terang Anam.

Perkemahan yang digelar Gudep MIMH 01 Troso tahun ini memang banyak nuansa baru. Untuk pertama kalinya, kemah tidak hanya diikuti oleh internal Gudep saja. Sebanyak 11 pasukan dari 7 Gudep yang tergabung dalam KKMI 01 juga ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. “Semuanya ada 33 tenda, dengan rincian 22 tenda dari kita, dan 11 tenda dari Gudep se-KKMI 01,” jelas Anam.

Meski baru pertama, Anam mengharapkan seluruh Gudep di KKMI 01 dapat terus berpartisipasi dalam kemah tahunan itu.

Pentas Teater di Perkemahan Bakti MIMH 02 Troso

Sepekan sebelumnya, MA Matholi’ul Huda Troso juga mengisi acara pentas seni pada perkemahan yang digelar Gugus Depan MI Matholi’ul Huda 02 Troso, Senin (10/12/2012).

Pada kesempatan itu, sebanyak 15 siswa kelas X menampilkan seni peran di depan ratusan anggota pramuka siaga dan penggalang, serta warga yang menyaksikan pentas tersebut. Tidak kalah seru, mereka berhasil mengocok perut penonton lewat lakon Parmin dan Paijo. Komedi yang mengisahkan dua remaja yang merasakan pengalaman menjadi TKI di negeri Jiran Malaysia itu mendapat sambutan hangat dari seluruh penonton.

Instruktur pementasan, Syaifur Rohman mengatakan, tidak butuh waktu lama untuk mempersiapkan pentas tersebut. “Dulu, cerita ini sudah pernah ditampilkan, tepatnya pada saat perpisahan siswa kelas IX bulan Juni lalu, jadi kita latihan paling cuma mengingat-ingat akting saja,” jelas Syaifur. Meski demikian, penampilan anak-anak binaannya tidak mengecewakan. “Sudah sesuai dengan apa yang saya inginkan,” kata Syaifur.

Penampilan siswa MAMH Troso pada acara perkemahan yang bertajuk Kemah Bakti Tahun 2012 itu merupakan untuk yang pertama kalinya. “Kemah terakhir diadakan 9 tahun lalu, saat saya masih menjadi anggota penggalang di Gudep ini, dan belum pernah ada pentas dari MAMH Troso sebelumnya,” terang Syaifur. (aaf)

Terakhir diperbarui pada Kamis, 03 Januari 2013 19:54

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.