Masuk

Pagi Ini, Arsena Dkk Berlaga Di Blora

Troso, MAMHTROSO.com – Arsena Arif Widadi, atlet taekwondo asal MA Matholi’ul Huda Troso, dijadwalkan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Karesidenan Pati, pagi ini (04/04/2013). Arsena akan tampil mewakili Jepara pada nomor Kyorugi alias pertarungan kelas Under 55.


Selain Arsena, dua atlet Poomsae dari MAMH Troso juga diturunkan. Mereka adalah Bayu Krisna dan Yunita Ayu Purnamasari. Keduanya bakal tampil duet memperagakan seni jurus beladiri asal negeri ginseng Korea itu.

Arsena dkk didaulat maju pada ajang pesta olahraga khusus pelajar tingkat Karesidenan itu setelah sebelumnya berhasil meraih peringkat pertama pada ajang serupa di tingkat Kabupaten Jepara, awal Maret Lalu.

Menurut pelatih Fadlan, Popda tingkat karesidenan ini dimaksudkan sebagai ajang penjaringan atlet-atlet potensial untuk melangkah ke tingkat propinsi. “Rencananya, para atlet yang lolos di tingkat Karesidenan Pati, mereka akan dikirim pada tingkatan yang lebih tinggi, yaitu Porprov (Pekan Olahraga Provinsi-red) Jawa Tengah,” ungkap Fadlan  kepada MAMHTROSO.com melalui SMS. “Porprov rencananya diadakan di Banyumas, bulan Oktober mendatang,” imbuhnya.

Untuk menghadapi pertandingan itu, jelas Fadlan, para atlet sebelumnya mengikuti pemusatan latihan (TC) di Gedung Wanita, Jepara. “Setiap atlet yang mengikuti TC, diberi porsi latihan pematangan teknik bertanding untuk yang ikut Kyorugi, dan pemantapan gerakan jurus untuk yang ikut Poomsae,” paparnya.

Selain tiga atlet dari MAMH Troso, Pengurus Persatuan Taekwondo Indonesia (PTI) Jepara juga mengirimkan puluhan atlet dari berbagai sekolah di Jepara. Mereka diharapkan dapat melaju pada pertandingan level berikutnya. “Meskipun persaingan dari kabupaten lain cukup ketat, tapi kami tetap berusaha memberi motivasi kepada para atlet untuk bertanding semaksimal mungkin. Harapannya, mereka dapat lolos ke Porprov,” kata Fadlan.

Sehari sebelumnya, para atlet mengikuti sesi timbang badan dan pengecekan berkas administrasi. “Hari ini (kemarin-red), ada jadwal penimbangan badan untuk memastikan kembali atlet akan turun di kelas berapa. Selain itu, ada juga jadwal pengecekan perlengkapan administrasi, seperti ijazah, rapor, dan sebagainya,” ungkap Fadlan. “Hari ini tidak ada latihan teknik, dimaksudkan agar bisa mereka gunakan untuk istirahat,” pungkasnya. (aaf)

Terakhir diperbarui pada Kamis, 04 April 2013 13:31

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.