Masuk

Tren Lulusan MA MH Troso Melanjutkan ke Perguruan Tinggi Meningkat

Troso, MAMHTROSO.com – Minat siswa kelas XII MA Matholi’ul Huda Troso untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi mengalami peningkatan di setiap tahunnya.

Sejak pertama kali meluluskan siswa pada tahun 2006, jumlah alumni MA MH Troso yang melanjutkan ke perguruan tinggi meningkat secara signifikan di setiap tahun kelulusan. Mereka tersebar di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN), perguruan tinggi swasta (PTS), perguruan tinggi agama Islam negeri (PTAIN), dan perguruan tinggi agama Islam swasta (PTAIS).

Alhamdulillah, lulusan MA MH Troso yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi semakin meningkat dari tahun ke tahun. Kita patut mensyukuri hal ini,” ungkap Kepala MAMH Troso kepada MAMHTROSO.com, Jumat malam (31/5/2013).

Menurut Kamad, peningkatan ini menjadi sinyal bahwa pendidikan tinggi sudah menjadi kebutuhan bagi para alumni setelah mereka menyelesaikan pendidikan di bangku sekolah tingkat menengah. “Anak-anak dan orang tua sudah mulai tersadarkan akan pentingnya pendidikan tinggi. Sebab, zaman sudah berubah,” jelas Kamad.

Kamad menjelaskan, salah satu misi pendirian madrasah ini awalnya memang didasarkan pada keinginan untuk mengangkat derajat para lulusan sekolah tingkat menengah pertama yang belum mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan lanjutan. Selain itu, tambah Kamad, keberadaan MA MH Troso juga diharapkan dapat menjadi stimulan bagi alumninya untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi. “Setidaknya anak-anak mempunyai gambaran mau ke mana setelah mereka lulus dari madrasah,” kata Kamad.

Lebih lanjut Kamad mengungkapkan, lulusan pertama, yakni lulusan angkatan 2005/2006 hanya sekitar 20 persen saja yang melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi. Kebanyakan, mereka melanjutkan ke PTAIS di kota Jepara dan sebagian kecil melanjutkan ke PTAIN dan PTN. Selebihnya, alumni periode ini memilih bekerja setelah lulus sekolah.

Pada kelulusan tahun kedua, jumlah siswa yang melanjutkan kuliah mengalami peningkatan. “Kalau dipersentase, lulusan periode kedua yang melanjutkan ke perguruan tinggi sekitar 40 persen,” papar Kamad.

Hingga lulusan paling gres, Kamad mengestimasi sekitar 60 persen lulusan MA MH Troso yang melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi.

Meski demikian, Kamad tetap mengharapkan, jumlah calon mahasiswa dari madrasah ini dapat terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Selain itu, Lulusan MA MH Troso juga diharapkan semakin banyak yang dapat menembus perguruan tinggi-perguruan tinggi yang difavoritkan. “Syukur-syukur jika pada periode-periode mendatang banyak alumni sini yang bisa masuk ke perguruan tinggi favorit,” ujarnya.

Senada dengan Kamad, alumnus Joko Aji Saputro juga memberi apresiasi positif terkait tentang tren meningkatnya alumni MA MH Troso yang kuliah di perguruan tinggi. “Saya sebagai alumnus terus terang bangga mendengar kabar ini. Hal ini membuktikan bahwa warga desa Troso dan sekitarnya sudah mulai memikirkan pentingnya pendidikan tinggi,” ujar alumnus angkatan 2011/2012 itu saat dihubungi MAMHTROSO.com via layanan pesan singkat, Jumat.

Mahasiswa semester 2 jurusan Pendidikan Biologi Unnes Semarang itu mengungkapkan, persebaran alumni MA MH Troso di sejumlah perguruan tinggi di Jawa Tengah memang belum sebanyak dari sekolah-sekolah tingkat menengah favorit. Meski demikian, lanjut Joko, peran alumni madrasah ini cukup terlihat di kampusnya. “Tidak sedikit alumni madrasah ini yang menjadi aktivis dan agen penggerak mahasiswa di kampusnya,” kata Joko.

Joko berharap, siswa MA MH Troso dapat terus meningkatkan prestasi belajarnya sehingga dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan mudah. “Biasanya, siswa yang berprestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik, akan dipermudah dalam urusan masuk ke perguruan tinggi,” pungkasnya. (Agus Ahmad Fadloli)

Terakhir diperbarui pada Sabtu, 01 Juni 2013 07:58

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.