Masuk

Hujan Sejak Dinihari, Troso Banjir Lagi

Troso, MAMHTROSO.com – Hujan deras kembali mengguyur wilayah Jepara sejak Selasa dinihari 28 Januari 2014. Akibatnya, banjir kembali menggenang di sejumlah wilayah, seperti di Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara.

Dari informasi yang berhasil dihimpun MAMHTROSO.com, beberapa wilayah di desa Troso mulai tergenang, terutama daerah-daerah di dekat bibir sungai yang menjadi langganan banjir. Banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengakibatkan air sungai limpas hingga masuk ke permukiman warga.

Ketinggian air yang memasuki rumah warga di wilayah RW 7 mencapai lebih dari 120 sentimeter, lebih tinggi dan lebih parah dari banjir yang terjadi sepekan sebelumnya. Demikian laporan Tri Bowo Krismawanto via Facebook.

Credit: Herny MeiDi wilayah RW 2, luapan sungai juga sudah menggenangi permukiman. Sebagian warga di sekitar bantaran sungai yang panik terlihat mengungsi ke tempat aman lantaran beberapa titik tanggul jebol, termasuk tanggul di RT 1, RT 4 RW 2 yang sebelumnya sempat ambrol. Demikian laporan Muslikhati melalui pesan singkat.

Banjir juga melanda di kawasan RW 10. Air yang memasuki permukiman warga mencapai ketinggian pusar orang dewasa. Demikian laporan Nur Fazatin via SMS.

Banjir kali ini juga menyulitkan lalu lintas kendaraan lantaran beberapa ruas jalan terputus di kedua arahnya lantaran tergenang air. Seperti di jembatan yang terletak di ruas jalan raya Pecangaan-Bugel Km 2. Genangan air yang cukup tinggi mengakibatkan sejumlah kendaraan dari arah Pecangaan atau Bugel tidak dapat melewati jalan itu. Para pengguna jalan terpaksa memutar arah dan mencari jalur alternatif melalui jalan Strekan di Desa Troso bagian timur yang aman dari banjir.

Meski banjir hanya berlangsung sekitar 5 jam, banyak kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana ini. Sejumlah rumah dan ruas jalan rusak parah akibat diterjang banjir.  (Agus Ahmad Fadloli)

Terakhir diperbarui pada Rabu, 29 Januari 2014 05:45

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.