Masuk

Guru MTs-MA MH Troso Ziarahi Makam Kyai di Kajen

Ziarah di makam KH Abdullah Salam.Pati, MAMHTROSO.com – Puluhan guru MTs-MA Matholi’ul Huda Troso menziarahi sejumlah makam kyai di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, Jumat (14/3/2014). Acara itu diadakan bertepatan dengan hari libur kegiatan belajar mengajar di madrasah tersebut.

Selain para guru, acara itu juga diikuti oleh sesepuh dan sejumlah pengurus YPI Matholi’ul Huda Troso.

Menurut Kepala MA MH Troso Drs. H. Nur Kholis Syam’un, acara tersebut digelar sebagai penyegaran bagi para guru di sela-sela kesibukannya mengajar. “Sesekali perlu kita ziarah bareng-bareng agar ada nuansa liburan yang berbeda,” ungkapnya.

Dikatakannya, acara itu digelar di luar agenda rutin kemadrasahan. “Ini bukan acara yang rutin kita agendakan, tetapi hanya selingan saja”.

Rombongan peziarah bertolak dari madrasah sekitar pukul 07.30 WIB dan sampai di Kajen sekitar pukul 10.15 WIB.

Makam Syekh Ahmad Mutamakkin (AM) menjadi lokasi pertama yang dikunjungi rombongan peziarah. Di tempat itu, mereka langsung menggelar berbagai acara, mulai dari khataman al-Quran hingga tahlilan bersama.

Makam Syekh AM dipilih sebagai tujuan ziarah lantaran beliau dikenal sebagai salah satu ulama yang berjasa menyebarkan ajaran Islam di kawasan pesisir pantura timur. Selain itu, Syekh AM diyakini sebagai waliyullah yang memiliki karamah.

Di kompleks makam Syekh AM, terdapat makam KH Sahal Mafudh. Letaknya bersebelahan dengan makam Syekh AM yang dipisahkan dinding penyekat. Beliau adalah tokoh berpengaruh NU yang banyak memberi kontribusi pada penerapan hukum Islam baik klasik maupun kontemporer. Kyai Sahal wafat pada 24 Januari 2014 lalu.

Perjalanan ziarah dilanjutkan ke makam KH Abdullah Salam. Lokasinya sekitar 300 meter dari makam yang diziarahi sebelumnya. Di tempat itu, rombongan menggelar tahlilan dan doa bersama.

Sekedar catatan, KH Abdullah Salam merupakan kyai kelahiran Kajen yang dianggap sebagai waliyullah di kalangan warga NU. Semasa hidup, beliau dikenal sebagai ulama yang dermawan. (Agus Ahmad Fadloli)


Terakhir diperbarui pada Minggu, 16 Maret 2014 08:09

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.