Masuk

Tim MA MH Troso Juara II LKTI di UMK Kudus

Featured Siska Noviana Dewi (tengah) menerima trofi kejuaraan dari panitia. Muhtar Syaroni/MAMHTROSO.COM Siska Noviana Dewi (tengah) menerima trofi kejuaraan dari panitia.

MAMHTROSO.COM, KUDUS – Tim dari MA Matholi’ul Huda Troso kembali meraih prestasi di tingkat daerah. Prestasi kali ini diraih dari ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat eks-Karesidenan Pati dan Kabupaten Demak tahun 2015 yang diadakan oleh Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus, Sabtu (28/2/2015).

Kegiatan yang bertema “Orang tuaku – Sahabatku” diikuti oleh 40 tim dari sejumlah SMA dan sederajatnya di wilayah eks-Karesidenan Pati dan Kabupaten Demak yang telah lolos proses seleksi naskah.

Tim MA MH Troso yang beranggotakan Siska Noviana Dewi dan Eri Susilowati itu berhasil menyabet juara kedua lewat penyajian karya tulis berjudul “Peran Pola Asuh Orang Tua Demokratis Dalam Membentuk Karakter Anti Bullying Siswa-Siswi MA Matholi'ul Huda”.

Dalam paparannya, kedua siswa kelas X tersebut menjelaskan pola asuh orang tua demokratis mempunyai peran penting dalam membentuk karakter siswa MA MH Troso untuk menghindari tindakan bullying alias pelecehan terhadap siswa lain. Pola asuh orang tua demokratis merupakan bentuk pola asuh terhadap orang tua yang lebih mengutamakan kepentingan anak, akan tetapi tidak ragu-ragu dalam memberikan kontrol dan kendali terhadap mereka.

Dari penelitian terhadap sejumlah siswa juga didapatkan kesimpulan, bahwa pola asuh orang tua yang permisif dan otoriter berpeluang lebih banyak memberikan dampak terhadap pembentukan karakter siswa yang suka melakukan aksi bullying terhadap sesamanya. Pola asuh permisif merupakan bentuk pola asuh orang tua yang memanjakan anak dan memberikan pengawasan terhadap anak yang longgar. Sementara pola asuh otoriter sebaliknya cenderung mengekang keinginan anak dan biasanya dibarengi dengan ancaman-ancaman dari orang tua.

Atas keberhasilannya memaparkan karya tulis di depan juri, keduanya akhirnya didaulat meraih juara kedua dan berhak mendapatkan trofi kejuaraan serta uang pembinaan. Seluruh hadiah diberikan di hari yang sama seusai presentasi.

Guru pembimbing tim, Muhtar Syaroni, mengaku bersyukur anak-anak binaannya bisa mendapatkan juara meski tidak di posisi puncak. Dia berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung anak-anak binaannya selama berkompetisi di ajang tingkat daerah tersebut.

Lebih lanjut Muhtar mengungkapkan, proses berlangsungnya LKTI kali ini terbilang cukup panjang, dimulai dari proses penyeleksian naskah oleh para juri, hingga proses presentasi yang diikuti oleh 40 tim. Dalam tahap presentasi tersebut, panitia menyediakan empat ruangan yang diisi 10 tim untuk masing-masing ruangnya. Seluruh kegiatan tersebut berlangsung di gedung Djarum Foundation, Fakultas Psikologi UMK.

Setiap tim, lanjutnya, diberi kesempatan memaparkan isi karya tulis selama 10 menit, serta tanya jawab dengan juri selama 5 menit. Adapun kriteria penilaian juri meliputi isi karya, materi presentasi, kemampuan presentasi, serta kemampuan menjawab pertanyaan juri. (Agus Ahmad Fadloli)

Simak galeri kegiatannya di tautan ini.

Terakhir diperbarui pada Minggu, 01 Maret 2015 09:23

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.