Masuk

Upacara Bendera – Andika Wisnu Saputra, S.Pd. : Jaga Sehatmu Sebelum Sakitmu

Featured Upacara Bendera – Andika Wisnu Saputra, S.Pd. : Jaga Sehatmu Sebelum Sakitmu

MAMHTROSO.COM – Setelah Sabtu kemarin tidak diadakan upacara pengibaran bendera karena sedang dilaksanakannya Pekan Ulangan Bersama (PUB) ke-2 di Semester Gasal ini. Civitas Akademika MH Troso pagi ini adakan Upacara Pendibaran Bendera Merah Putih, Sabtu (31/10).

Upacara bendera sebenarnya menjadi bagian dari interaksi edukatif. Upacara juga menjadi instrumen atau alat yang cukup efektif untuk menumbuh-kembangkan nilai-nilai tertentu serta upaya mengaktualkan potensi-potensi anak didik.

Sebagaimana Upacara pengibaran bendera di MA MH Troso. Saat siswa mengikuti upacara bendera, biasanya mereka merasa kesal karena capek berdiri berlama-lama, kepanasan, punggung terasa pegal, dan berbagai keluh-kesah lainnya. Akan tetapi ini adalah salah satu media yang baik untuk membiasakan dan dapat menumbuhkan sikap patriotisme, peduli dengan lingkungan, cinta tanah air, melatih kesiplinan dan kepemimpinan bagi siswa-siswi MH Troso yang mengikuti acara yang diadakan setiap Hari Sabtu ini.

Petugas upacara pagi tadi ditugaskan kepada beberapa anggota Pasukan Khusus (Pasus) dari MTs. Matholi’ul Huda Troso. Nadia Elsa Ariani (IX D) sebagai pembawa acara berhasil mengomando upacara bendera dari acara demi acara dengan cukup baik. Meskipun sedikit terkendala dengan sound system yang kadang-kadang mati dan berdengung, tetapi setiap siswa yang bertugas pada upacara tersebut tetap khidmat melaksanakan tugasnya masing-masing.

Dalam amanat Pembina Upacara, Andika Wisnu Saputra, S.Pd. salah satu guru dari MA MH Troso ini menyampaikan beberapa hal yang berbeda dengan guru yang lain. Beliau menegaskan tentang kebersihan di lingkungan madrasah terutama tentang makanan dan minuman.

“Beberapa waktu yang lalu anak Aliyah dari Kelompok Penelitian Remeja (KPR) melakukan penelitian terhadap makanan-makanan yang ada di lingkungan madrasah, ada sebanyak 15 sampel makanan yang diuji, mereka menguji makanan tersebut dari kandungan boraks atau istilah jawanya “bleng”, kita semua pasti sudah mengetahui bahayanya boraks, ternyata hampir 30 % makanan yang berbentuk jajanan-jajanan ringan tersebut mengandung boraks”, ungkapnya salah satu guru IPA di MA MH Troso tersebut.

Dari fakta tersebut beliau menganjurkan siswa-siswi MH Troso untuk menjaga kesehatannya dengan cara memilih makanan atau jajanan yang baik dan higienis. Atau dengan alternatif lain yaitu membawa bekal dari rumah, disamping bisa menghemat uang saku juga bisa lebih hidup sehat. Ini senada dengan himbauan Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Kepala MA MH Troso yang disampaikan pada salah satu Briefing Morning. Dengan siswa-siswi membawa bekal dari rumah sehingga dapat melatih sikap hemat dan sederhana.

 

(Syah)

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.