Masuk

Upacara Bendera – Luthfi Maula, S.Pd. : Gunakan Waktumu sebaik-baiknya

Featured Upacara Bendera – Luthfi Maula, S.Pd. : Gunakan Waktumu sebaik-baiknya

MAMHTROSO.COM – Sabtu (7/11) Kampus Matholi’ul Huda Troso kembali adakan Upacara pengibaran bendera Merah Putih. Upacara yang rutin dilakukan setiap hari Sabtu ini adalah upaya untuk tetap mempertahankan rasa nasionalisme dan menghormati bendera kebangsaan Republik Indonesia  Sang Merah Putih. Juga untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan perjuangan kemerdekaan sehingga diharapkan mampu menumbuhkan semangat siswa-siswi MH Troso untuk meneruskan perjuangan membela dan memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Upacara pagi tadi diikuti oleh seluruh civitas akamedika MH Troso, mulai dari Kelas 7 Madrasah Tsanawiyah sampai Kelas 12 Madrasah Aliyah. Yang jumlahnya sekitar 1.300-an siswa dan 50-an guru dan staff yang hadir pada tadi pagi.

Petugas Upacara berasal dari Pasukan Khusus (Passus) MTs. Matholi’ul Huda Troso. Muhammad Syahri Romadhon (IX C) sebagai pemimpin upacara merasa sangat semangat dan antusias dalam memimpin Upacara Pengibaran Bendera ini. Mengingat memang persiapan yang matang dari jauh-jauh hari sudah dilaksanakan.

Luthfi Maula, S.Pd., salah satu guru di MA MH Troso yang mengampu mata pelajaran Sosiologi kali ini berkesempatan untuk menjadi pembinan Upacara. Beliau menyampaikan amanatnya kepada siswa-siswi MH Troso supaya lebih dapat menggunakan waktu sebaik-baiknya.

“Banyak siswa yang belum sadar akan peran dan tugas yang diembannya, makanya tidak jarang siswa yang malas belajar, dan lebih memilih untuk bermain. Padahal waktu-waktu yang kita lewati ini tidak akan terulang kembali, makanya gunakanlah setiap waktu ini sebaik-baiknya”, ucapnya.

“Ada tiga langkah untuk bisa menggunakan waktu dengan baik. Pertama, punya prinsip. Prinsip belajar bukan untuk mencari pekerjaan, karena banyak para golongan intelektual yang menjadi pengangguran dan banyak pula seseorang yang berkerja di luar bidangnya, tapi tanamkanlah sebuah prinsip yang benar bahwa sekolah itu untuk menuntut ilmu membuka wawasan supaya kita siap menghadapi segala kemungkinan di masa mendatang. Kedua, Punya target. Siswa yang punya target pasti akan menggunakan waktunya untuk mencapai target-target tersebut. Kalian tidak usah muluk-muluk dalam membuat target. Contoh kecil saja, targetkan nilai semester ini harus lebih baik dari semester sebelumnya, atau menargetkan perubahan mental kalian, jangan sampai dicap jelek orang orang lain. Ketiga, Ada prioritas. Banyak siswa yang belum bisa memprioritaskan setiap pekerjaannya. Mana yang lebih penting. Contoh, ada siswa yang ketika di kelas lemas tidak semangat mengikuti pelajaran, ternyata setelah ditanya malamnya begadang sampai jam 3 dengan temannya”,  tambahnya.

 

(Syah)

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.