Masuk

Upacara Bendera – Yuyun Wahidah Nur Jayanti, S.Pd. : Jangan Jadi Generasi "APATAR"

Featured Upacara Bendera – Yuyun Wahidah Nur Jayanti, S.Pd. : Jangan Jadi Generasi "APATAR"

MAMHTROSO.COM – Civitas Akademika MTs. Dan MA Matholi’ul Huda Troso kembali adakan Upacara Pengibaran Bendera Sang Merah Putih pagi ini, Sabtu (16/1/2016). Tepat pukul 06.50 WIB bel dibunyikan bertempat di halaman madrasah seluruh siswa dan dewan guru berbaris untuk mengikuti kegiatan yang dilaksanakan setiap seminggu sekali.

Sebagai agenda rutin madrasah upacara pagi ini tercatat pertama kali dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2015-2016. Meskipun sudah masuk selama dua minggu akan tetapi minggu kedua baru dapat dilaksanakannya upacara pengibaran bendera. Pasalnya pada hari Sabtu kemarin siswa-siswi banyak yang terlibat dalam acara Troso Fair dan Karnival Tenun 2016.

Upacara bendera ini dijadikan salah satu media madrasah untuk mengembangkan karakter patriotisme dalam jiwa masing-masing siswa. Karena dalam kegiatan tersebut disamping mengenang jasa pahlawan kemerdekaan, dan prosesi pengibaran bendera, juga berdoa bersama untuk menambah rasa cinta kepada tanah air dan berusaha untuk memajukan bangsa nusantara.

Petugas upacara kali ini dari passus MTs. Matholi’ul Huda sebagai pemimpin upacara adalah salah satu siswa dari Kelas IX E, Muhammad Arif. Dan Nikmatul Jannah (IX C) bertugas sebagai pembawa acaranya. Pasukan pengibar bendera tampil kompak dibawa komando Nur Muzaroah (IX A).

Yuyun Wahidah Nur Jayanti, S.Pd., salah satu guru yang mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia ini berkesempatan untuk menjadi Pembina upacara. Beliau menyampaikan amanatnya dengan suara yang unik. Ini membuat perhatian tersendiri untuk para peserta yang berbaris rapi di depannya.

“Tahun baru, siswa-siswi MA dan MTs. Matholi’ul Huda juga harus punya resolusi baru, jangan jadi generasi “Apatar” yang artinya apa-apa ntar. Ketika waktu sholat datang, tidak cepat-cepat sholat, tapi jawabannya ntar, ketika disuruh belajar jawabannya ntar, ketika diberi PR dikerjakan ntar, ketika diberi tugas kelompok dikerjakan ntar”, tangkas Yuyun dalam pidatonya.

Beliau mengingatkan supaya siswa-siswi MA dan MTs. Matholi’ul Huda Troso punya semangat baru untuk menjadi lebih baik. Karena sebagai generasi muda sekarang ini harus lebih semangat, cekatan, dan bertindak cepat tidak malah selalu menunda-menunda pekerjaan. Karena dengan menunda pekerjaan dikhawatirkan siswa-siswi terbiasa menunda-nunda hal apapun dalam kehidupannya.

“Manfaatkan 5 perkara sebelum datang 5 perkata, yaitu waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, hidupmu sebelum datang matimu, masa luangmu sebelum datang masa sibukmu”, imbuhnya.

 

 

(Syah)

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.